Berbagi Berita Merangkai Cerita

Pangdam Udayana Dianugerahi Gelar “Arya Patinglaga Wiranegara”

54

//FOTO. Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dan istri saat menyampaikab sambutannya saat tiba di Bandara Internasional Lombok. (FOTO. HUMAS KOREM)

MATARAM, DS – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak didampingi Ketua Persit KCK PD IX/Udayana Uli Simanjuntak  mengunjungi Provinsi NTB, Selasa (19/1). Dalam kunjungan perdananya itu, Pangdam membawa rombongan diantaranya para Asisten Kasdam IX/Udayana serta Kapendam IX/Udayana.

Tampak, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani bersama Forkopimda NTB menyambut langsung Pangdam di Ruang VVIP Bandara Lombok Internasional Airport, Kabupaten Lombok Tengah.

Dimana, Pangdam menerima gelar Sasak “Arya Patinglaga Wiranegara” dari Ketua Faer Adat Tengak H. Lalu Suwardi. Gelar itu dimaknai Pangdan adalah Prajurit sejati yang rela berkorban jiwa dan raga demi membela negara.

Sedangkan, Ketua Persit KCK PD IX/Udayana memperoleh gelar “Dende” yang merupakan gelar kebangsawanan bagi kaum wanita sasak Lombok.

Selain menerima gelar kehormatan, Ketua Faer Adat Tengak juga menyematkan Saput (udeng) yang memiliki makna membela kebenaran dan melawan kejahatan.

Selanjutnya, pemasangan dodot atau leang (umbak) sebagai simbol merangkul dan mengayomi masyarakat dalam melaksanakan tugas, serta pemberian keris dalam bahasa Sasaknya Krisak sebagai simbol memperbaiki sesuatu hal yang tidak sesuai dengan tata cara.

Pangdam IX/Udayana mengucapkan terimakasih atas gelar yang diberikan oleh lembaga adat Sasak Faer Adat Tengak.

Untuk itu, amanat yang disandangnya tersebut harus dijaganya dengan baik. “Tentunya momen yang sangat baik ini dapat kita jadikan sebagai wahana untuk terus membangun kerjasama yang sudah terjalin dengan baik selama ini antara TNI, Pemerintah Daerah maupun masyarakat khususnya di Provinsi NTB,” ujar Pangdam IX/Udayana dalam sambutannya, kemarin.

Terkait situasi pandemi Covid-19, Pangdam mengingatkan agar masyarakat untuk tetap  menerapkan protokol kesehatan Covid-19,yakni 3M dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus berbahaya tersebut.

Selain itu, Pangdam juga mengimbau masyarakat agar ikut menyukseskan program pemerintah terkait vaksinasi Covid-19, karena menurutnya bahwa vaksin ini aman dan halal untuk gunakan.

“Jangan percaya dengan berita hoax, para pimpinan daerah termasuk Forkopimda NTB sudah memberikan contoh terlebih dahulu melaksanakan vaksinasi,” tegasnya. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.