Berbagi Berita Merangkai Cerita

Pandan Dure Mengalir Tak Sampai Jauh

0 63

MATARAM, DS – Sebagian petani di wilayah selatan Kabupaten Lombok Timur mengaku pasrah dan tidak bisa berbuat apa-apa. Areal persawahan mereka hingga kini kering kerontang lantaran air irigasi yang bersumber dari Dam Pandan Dure tidak mengaliri arel persawahan mereka.

Padahal, warga di lima kecamatan di wilayah Selatan Lombok Timur, yakni Kecamatan Sakra, Sakra Timur, Sakra Barat, Keruak, dan Kecamatan Jerowaru sangat menggantungkan kehidupan mereka pada bidang pertanian.

Muhrim Rajasa, petani Dusun Mampe, Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, Lotim mengaku, kendati di Kabupaten Lombok Timur telah ada adanya Bendungan Pandan Dure, di Kecamatan Terara, hingga kini keberadaan bendungan tersebut belum dapat dirasakan oleh para petani di wilayah selatan Kabupaten Lombok Timur.

“Selama ini, air pertanian para petani di wilayah kami disuplai dari waduk di Beleke  Lombok Tengah. Padahal sebelum datang musim hujan lalu, kami pernah diajak oleh Dinas PUPR Lotim meninjau jalur pintas masyarakat selatan bagian barat untuk mendapatkan air dari Bendungan Pandan Dure,” ujar Muhrim menjawab wartawan, Jumat (7/2).

Menurut dia, hampir seluruh areal pertanian di wilayah Selatan Lotim seluruhnya kering. Apalagi, kini kabarnya air di bendungan Pandan Dure juga mulai mengering. Padahal, di berbagai wilayah lainnya di Pulau Lombok kini sudah memasuki musim penghujan.

“Untuk hidup kami menggantungkan simpanan ala kadarnya dari hasil tembakau yang sudah panen pada Desember 2019 lalu,” kata Muhrim.

Terpisah, Tahdibul Azab warga lainnya juga menuturkan, sekitar ala 50 are lahan pertaniannya gagal panen. Padi gogo rancah (gora) yang tak lama lagi berbuah mengering. Sudah berbulan hujan tak turun. Tak ada air mengalir dari saluran irigasi. Air sumur bor di kampung pun untuk keperluan sehari-hari.

Tahdibul mengatakan menanam padi pada musim kemarau penuh risiko. Kalau berdasarkan pengalaman tahun-tahun lalu, padi gora bisa tumbuh dengan baik. Dia bisa menikmati panen. Tahun-tahun lalu selalu ada air mengalir di saluran irigasi. Walau tak banyak banyak, cukup sekadar mengairi, terlebih padi Gora bisa tahan di lahan kering.

Dusun Mampe, Desa Wakan, berjarak 15 menit dari Bendungan Pandan Dure. Bendungan seluas 315,7 hektar ini jadi tumpuan air irigasi bagi warga Lombok Timur.

“Kita berharap pihak BWS Provinsi NTB mencarikan solusi terkait keringnya aliran irigasi ke wilayah Selatan Lotim ini, sehingga petani bisa sejahtera kedepannya,” tandas Tahdibul. RUL.

Leave A Reply