Berbagi Berita Merangkai Cerita

Panaskan Mesin Kader Jelang Pencoblosan 9 Desember, Presiden PKS Akan Datangi NTB

38

FOTO. Presiden PKS Ahmad Syaikhu (dua kanan) saat bersepeda di kawasan Sanur, Provinsi Bali. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS –   Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu berencana mengunjungi Provinsi NTB. Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PKS itu dijadwalkan akan memberikan suntikan semangat bagi para kader guna mengarungi perhelatan Pilkada Serentak di NTB.

Anggota Tim Pemenangan Pemilu Wilayah (TPPW) DPW PKS NTB, TGH. Patompo Adnan Lc mengatakan, saat ini, pihaknya terus disibukkan mempersiapkan kedatangan Presiden PKS yang baru menjabat menggantikan Shohibul Iman selaku Presiden PKS sebelumnya.

Hanya saja ia belum mengetahui secara resmi kapan waktu pasti kedatangannya. “Kalau dari jadwal harusnya tanggal 18 November, hari ini. Namun karena ada perubahan jadwal mendadak dari DPP, maka kita juga bersifat menunggu,” kata Patompo pada wartawan, Rabu (18/11).

Ia memastikan, sesuai rencana Presiden PKS akan bertemu dengan seluruh kader PKS di NTB. Selain itu, para calon kepala daerah yang diusung PKS di tujuh wilayah di NTB juga dijadwalkan akan bertemu khsusus dengan Presiden PKS.

Oleh karena itu, para anggota DPRD dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota dari kader PKS telah diinstruksikan untuk tidak berpergian dinas selama kedatangan Presiden PKS terhitung sejak hari ini hingga seminggu kedepan.

“Ini karena Presiden PKS ingin memastikan segala program partai difokuskan untuk agenda pemenangan paslon yang telah direkomendasikan oleh DPP. Termasuk bagaimana, strategi dor to dor kader PKS dan Paslon juga akan dievaluasi oleh Presiden PKS,”  jelas Patompo Adnan.

Diketahui, tujuh paslon yang diusung PKS di Pilkada NTB, Hj. Putu Selly Andayani-Abdul Manan (Salam) di Pilkada Mataram, H. Djohan Sjamsu-Danny Carter Febrianto Ridwan di KLU.

Selanjutnya, dr. H. Irfan-H. Herman Alfa Edion di Kabupaten Bima, Dr.Ir.H.W. Musyafirin-Fud Syaifufddin di KSB,   Drs. H. Mahmud Abdullah-Dewi Novianty di Sumbawa, Masrun-Habib di Loteng dan Hj. Eri Ariyani H. Bambang-H. Ichtiar di Kabupaten Dompu. RUL

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.