Berbagi Berita Merangkai Cerita

PADA DIRI PEMUDA TERDAPAT SEMANGAT KEBAIKAN

0 17

MATARAM,DS-Dalam perjalanan sejarah peradaban bangsa, khususnya sejarah peradaban Islam, pemuda merupakan bagian penting yang dipercaya untuk memegang dan menangani urusan-urusan besar. Katakanlah pada zaman Rasulullah, seorang pemuda bernama Zaid bin Tsabit, umur 12 tahun dipercaya oleh
Rasulullah SAW menulis wahyu dan surat-surat Nabi.

Rasulullah SAW menaruh perhatian besar serta memberikan kepercayaan penuh pada tugas-tugas besar kepada pemuda, karena dalam diri pemuda itu terdapat semangat kebaikan serta komitmen kuat untuk melaksanakan kebaikan-kebaikan itu. Juga dalam diri pemuda ada kejujuran, keberanian dan konsistensi.

Pada zaman kemerdekaan pun, yang menjadi pelopor Bung
Karno dan Bung Hatta memproklamirkan bangsa Indonesia adalah anak-anak muda, karena baginya anak-anak muda adalah harapan, anak-anak muda adalah kejayaan di masa mendatang.

“Jangan percaya kalau ada siapapun yang mengatakan bahwa anak-anak muda adalah biang kerok masalah,” ungkap TGB. Jika anak muda adalah sumber masalah, maka Rasulullah SAW tidak akan mempercayakan urusan-urusan besar kepada pemuda,” tegas Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menjadi Keynote Speaker pada kegiatan Lombok Youth Camp for Peace Leaders, di Areal Wisata Klui Malaka, Kabupaten Lombok Utara, Senin (22/1/18).

Gubernur dua periode tersebut menguraikan tiga kriteria yang menjadi ukuran kebaikan, yakni, Ilahiah, Insaniah dan Akhlakiah. Karenanya, TGB mengajak para pemuda yang berjumlah sekitar 200 orang yang menjadi peserta Lombok Youth Camp for Peace Leaders, agar senantiasa menjadi orang yang memiliki pemahaman yang utuh dan benar tentang Islam, nilai-nilai baik yang ada dalam Islam serta peran pemuda untuk menjalankan dan menghadirkan kebaikan kepada orang lain.

Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia juga menyampaikan kesukacitaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih karena adik-adik telah datang, adik-adik jangan mengukur NTB hanya dari keindahan alamnya saja, Lombok adalah eksperimen hidup dan kalian bisa mengambil kebaikan dari kegiatan ini selama berada di Lombok serta bisa menjadikan khazanah kearifan masing-masing untuk meyakinkan bahwa nilai Islam adalah nilai yang sangat kondusif dan cocok untuk kemajuan bangsa,” ucap TGB.

TGB berharap Lombok Youth Camp for Peace Leaders ini bisa benar-benar bermanfaat, bukan hanya sekedar gaya-gayaan
tapi cinta Indonesia itu adalah kepentingan kita semua.

“Sekali kita kehilangan cinta Indonesia maka kita akan kehilangan segalanya,” pungkasnya. Usai menyampaikan sambutan, TGB memberi kesempatan tanya jawab kepada beberapa peserta.

Sebelumnya, Drs. Lukman Hakim selaku Team Leader menyatakan, kegiatan ini didasari oleh kegelisahan yang dirasakan, dimana muncul banyak perbedaan yang berujung pada perselisihan. Mempertemukan para calon pemimpin Indonesia dalam forum Lombok Youth Camp for Peace Leaders ini, diharapkan dapat menjadi salah satu cara mengatasi masalah tersebut. hm

Leave A Reply