Berbagi Berita Merangkai Cerita

Obyek Wisata di Lotim Ditutup Empat Hari

50

Sekda Lotim Juaini Taofik

SELONG, DS – Membeludaknya pengunjung di berbagai objek wisata selama libur Lebaran memicu kekhawatiran akan meroketnya kasus virus corona. Terkait hal ini, Presiden Joko Widodo meminta Kepala Daerah untuk menutup objek wisata yang berada di zona merah dan zona oranye sementara waktu.

Menyikapi perintah presiden tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memutuskan untuk menutup objek wisata sejak tanggal 20-23 Mei 2021. Melalui surat Bupati Lombok Timur nomer: 807/314/PAR/2021 yang ditujukan kepada Camat, Lurah/Kades, dan Pengelola Destinasi Wisata, Sukiman Azmy meminta semua pihak untuk melaksanakan amanat tersebut.

“Sesuai hasil vidcom, Bapak Presiden memerintahkan seluruh Kepala Daerah untuk menekan mobilitas warga saat hari libur. Karena bahaya Covid masih mengancam di sekitar kita,” kata Sekda Lotim, M. Juaini Taofik, Selasa (18/05).

Selain melakukan sosialisasi, Satgas Penanggulangan Covid-19 Lotim juga akan melakukan pemantauan, bahkan penyekatan ke akses-akses wisata.

Objek wisata bisa kembali dibuka di atas tanggal yang sudah ditetapkan, atau setelah aktifitas masyarakat kembali normal. Ia pun menegaskan tidak ada kompensasi bagi pelaku pariwisata yang dirugikan atas kebijakan ini.

“Semata-mata untuk antisipasi membludaknya pengunjung. Covid mengajarkan Kita keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi,” tandasnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.