Membangun Masyarakat Cerdas dan Berwawasan Luas

Nurdin Nilai Petahana Tak Kuat-kuat Amat

0 0

MATARAM, DS – Politisi PPP NTB Nurdin Ranggabarani terus aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah parpol. Kali ini, mantan Anggota DPRD itu melanjutkan safari politiknya untuk mendaftar ke PKB yang bakal menjadi sebagai salah satu bidikan kendaraan politiknya untuk mengarungi kontestasi Pilkada Sumbawa 2020.

Bahkan, Nurdin sudah menyampaikan visi dan misinya dihadapan pengurus DPW PKB bertajuk ‘Sumbawa Bangkit’ di salah satu hotel berbintang di Kota Mataram, Sabtu (11/1).

Nurdin mengatakan, safari politik untuk mendaftar di sejumlah parpol itu dilakukannya setelah memperoleh mandat dan restu dari Ketua DPW PPP NTB Hj Wartiah, serta Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa untuk maju di Pilkada Sumbawa.

Sejauh ini, parpol yang sudah didatangi masing-masing Partai Hanura, Golkar, NasDem, PAN, dan PKB. “Insya Allah, parpol yang lainnya menyusul Partai Gerindra. Ini penting untuk melengkapi koalisi gemuk bersama PPP di Pilkada Sumbawa 2020,” ujar Nurdin menjawab wartawan, Minggu (12/1).

Ia mengklaim komunikasinya dengan para pimpinan parpol untuk menggalang adanya koalisi gemuk di Pilkada Sumbawa kali ini sangat positif. Bahkan, Nurdin menyatakan jika pertemuan untuk merancang koalisi gemuk di Pilkada Sumbawa tersebut sudah beberapa kali dilakukan.

Sebab, langkah Nurdin itu dipicu adanya kesamaaan visi dengan pimpinan parpol yang menilai kinerja calon petahanan HM. Husni Djibril belum optimal memberi kesejahteraan pada masyarakatnya.

“Pandangan saya bersama pimpinan parpol di Sumbawa sama. Yakni, calon petahana, justru tidak kuat-kuat amat. Itu artinya, kekuatan kita sama saja untuk bisa menang di Pilkada Sumbawa,” tegasnya. “Insya Allah, adanya koalisi gemuk tersebut, saya yakin dan optimis bisa memenangkan pertarungan di Pilkada Sumbawa,” sambung Nurdin.

Nurdin menuturkan, memiliki modal politik yang cukup besar yang membuat dia bisa tampil penuh percaya diri untuk turun bertarung di Pilkada Sumbawa. Ia mengatakan, meski kalah pada Pileg 2019 lalu, namun mesin politiknya pada Pileg lalu bisa menjadi modal awal untuk memperebutkan kursi orang nomor satu di Kabupaten Sumbawa itu.

“Kalau saya bilang, mesin politik saya masih hidup ini, karena memang jarak Pilkada dan Pileg ini kan berdekatan. Jadi masih terorganisir. Bahkan baliho saya Pileg masih berdiri,” ucapnya.

Nurdin menegaskan, niatnya tampil di Pilkada Sumbawa bukan semata-mata karena ia gagal dalam Pileg 2019 namun murni karena ingin mengabdi kepada daerah untuk berkontribusi membangun Sumbawa menjadi lebih cepat dari yang sekarang. Sehingga, visi Sumbawa Bangkit yang digagasnya untuk membangun tanah kelahirannya tersebut menuai atensi banyak pihak.

“Saya ingin membangun dengan kebersamaan. Hanya ini cara kita bisa membuat akselarasi di Sumbawa. Jadi, tawaran ini yang banyak diateni para pimpinan parpol, apalagi saya persilahkan koalisi parpol untuk berembuk bersama mencari siapa figur yang tepat menjadi pendamping saya kedepannya,” tandas Nurdin Ranggabarani. RUL.

Leave A Reply