Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 12 Nov 2018 19:16 WITA ·

Jelang Maulid Nabi Muhamad, NTB Pantau Kenaikan Harga


					Kadis Perdagangan NTB Hj. Putu Selly Andayani bersama Gubernur Zulkieflimansyah saat berdiskusi dengan Menteri Perdangangan Enggartiasto Lukita beberapa waktu lalu di VIP BIL Perbesar

Kadis Perdagangan NTB Hj. Putu Selly Andayani bersama Gubernur Zulkieflimansyah saat berdiskusi dengan Menteri Perdangangan Enggartiasto Lukita beberapa waktu lalu di VIP BIL

MATARAM, DS – Kepala Dinas Perdagangan NTB Putu Selly Andayani mengatakan, harga beras dengan kualitas premium di NTB mengalami kenaikan rata-rata sebesar 1,20 persen atau menjadi Rp 9.572 per kilogram (kg) jika dibandingkan bulan sebelumnya. Sedangkan, untuk kualitas medium, naik 1,50 persen atau menjadi  Rp 9.310 per kg, dan kualitas rendah naik 1,65 persen atau seharga Rp 9.125 per kg.

Berkaca pada pengalaman sebelumnya, kebaikan sejumlah bahan pokok di NTB memang biasa terjadi pada periode maulid nabi Muhammad SAW. Selly mengatakan, permintaan bahan pokok akan meningkat tajam lantaran adanya kebiasaan masyarakat Lombok yang mengundang dan menyiapkan makanan untuk tetangga selama satu bulan.

“Kalau permintaan itu mengikuti karena sekarang maulid satu bulan,” ujar Selly menjawab wartawan, Senin (12/11).

Selly menambahkan, sebagai wilayah dengan mayoritas muslim, periode tahun baru tidak terlalu berpengaruh terhadap permintaan bahan pokok di NTB, namun lebih kepada maulid nabi Muhammad SAW. Selly menyebutkan, kenaikan harga beras hingga lima persen merupakan hal yang lumrah saat masa maulid.

“Kalau stok kita jaga, aman naik lima persen tidak masalah. Kalau beras sudah diklaim oleh bulog, beras kita aman sampai 15 bulan atau 1,5 tahun ke depan,” tegasnya.

Kenaikan juga terjadi pada harga telur dan ayam. Kata Selly, hal ini disebabkan karena adanya komponen impor pada telur dan ayam.

“Salah satu bahan dari pakan ternak itu ada impor dan kalau impor pasti berpengaruh pada harga produknya, tapi yang paling penting stoknya ada,” jelas Selly.

Berdasarkan pantauan di lapangan, lanjut Selly, harga telur ayam boiler saat ini berkisar di angka Rp 24 ribu per kg, dan telur ayam kampung seharga Rp 45 ribu per kg. Sedangkan, harga ayam boiler saat ini berkisar Rp 37 ribu per kg, dan ayam kampung seharga Rp 66 ribu per kg. RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PT DNA akan Menyerap Semua Jagung Petani

18 Mei 2022 - 16:39 WITA

JMSI Apresiasi KBRI Madrid dan Dubes RI Kerajaan Spanyol Bangun Poros Global

17 Mei 2022 - 17:49 WITA

Tambah Satu Mobil Tangki Lagi, HBK PEDULI Tingkatkan Suplai Air Bersih Gratis untuk Warga Terdampak Kekeringan di Lombok

17 Mei 2022 - 17:09 WITA

Harga Jagung Anjlok, Gubernur NTB Beri Solusi Jalur Ekspor

15 Mei 2022 - 19:09 WITA

Bakal Buat Baper, Sultan Food Siap Luncurkan Minuman yang Segar-Segar

13 Mei 2022 - 17:39 WITA

Gubernur NTB : Ide Besar Muncul Saat Diskusi Sederhana

12 Mei 2022 - 06:34 WITA

Trending di Ekonomi