Membangun Masyarakat Cerdas dan Berwawasan Luas

New Normal Bertahap, Pemkot Wajibkan Mall Pakai Protokol Kesehatan

7

MATARAM, DS– Langkah Pemerintah melalui Presiden Jokowi yang akan memberlakukan new normal atau kelaziman baru di Indonesia, nampaknya bakal dilanjutkan Pemkot Mataram.
Direncanakan, pemberian izin terhadap pusat-pusat perbelanjaan dan toko pakaian untuk kembali beroperasional masih dilakukan pengkajian. Hanya saja, pusat perbelanjaan yang beroperasi diminta tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19.
“Prinsipnya, dalam menghadapi pandemi Covid-19 akan ada banyak hal yang harus disesuaikan. Maka skenario new normal yang akan kita lakukan, yakni bertahap membuka akses perekonomian masyarakat,” ujar Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh dalam siaran tertulisnya, Rabu (3/6).
Ia menegaskan, pemberlakukan new normal akan berdampak kebijakan yang sebelumnya dijalankan jelas tidak akan berlaku lagi. Misalnya penutupan pusat perbelanjaan. Kegiatan belajar dari rumah. Hingga aktivitas pariwisata di Kota Mataram. ”Sekarang kan mal kita tutup. Nanti tentu dengan new normal bisa berubah lagi. Makannya, kenapa saya tinjau bersama tim Gugus Tugas Kota Mataram agar kita tahu skema new normal yang harus diterapkan oleh pengelolannya,” tegas Ahyar.
Wali Kota mengaku, pihaknya tengah gencar menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Diantaranya, memperketat arus keluar masuk menuju Kota Mataram serta melakukan tracing kontak terhadap seluruh pasien positif Covid-19.
Menurut Ahyar, jika upaya tersebut bisa dilakukan maka program menjalankan new normal siap diterapkan Pemkot Mataram. Tentu tetap dengan protokol Covid-19, yang harus dilaksanakan dengan sangat ketat.
”Kalau sekarang fokus kita adalah bagaimana mampu menekan laju penyebaran Covid-19 bisa berkurang. Nantinya, setelah itu berhasil, kita bisa lakukan new normal,” kata Ahyar.
Diketahui, sejumlah pusat perbelanjaan yang selama ini ditutup adalah, tiga mal yakni Lombok Epicentrum Mall, Mataram Mall dan Transmart. Sementara sejumlah pusat perbelanjaan dan toko pakaian juga ditutup antara lain Rubby, MGM Supermarket, Niaga, Lotte Grosir, Hypermart, Giant, Galery Fashion, Roxi, Apollo, sukses, Bandung Collection, Boxi, Giggle Box, Airlangga Fashion dan Herron.
Ahyar menambahkan, setelah mendengar aspirasi masyarakat umum, maka Pemkot memandang perlu secara bertahap membuka kembali operasional pusat perbelanjaan dan toko secara terbatas.
“Tujuannya, memberikan kesempatan kepada pusat perbelanjaan dan toko-toko yang menyediakan bahan pokok untuk dapat beroperasional dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, secara ketat,” tandas Wali Kota. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.