Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 12 Jun 2017 23:58 WITA ·

NARKOBA, BARANG HARAM SI PERUSAK Sekali Terjebak, Sengsara Selamanya.


					sosialisasi pencegahan peredaran narkoba Perbesar

sosialisasi pencegahan peredaran narkoba

SELONG,DS-Pantauan Duta Selaparang di lapangan menunjukkan, gerakan menolak dan perang melawan narkoba ini sudah dilakukan hingga ke tingkat desa dan pelosok. Sosialisasi telah dilakukan dengan keterlibatan tokoh agama, tokoh masyarakat, kepolisian, tentara, pemuda, pemerintah hingga ke tingkat akar rumput (masyarakat bawah).

Nyalakan Lampu, maka Gelap pun Hilang. Demikian moto yang disampaikan oleh Kades Mamben Daya, Haji Rusmiadi, SH. Didampingi LKMD, BPD, Polmas dan Babinsa yang bertugas di desa yang dipimpinnya itu, dia mengaku telah melakukan sosialisasi dalam menghadapi narkoba bersinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan lainnya.

Menurutnya, pendekatan dan teknis yang dilakukan adalah dari hati ke hati. Bahkan saat ini pihaknya telah menemukan satu korban yang mengaku dan minta segera direhabilitasi di BNN.

Ketika dalam jeratan narkoba, ego menguasai sang korban. Sarafnya sudah dicekoki, merasa hebat segalanya dari apapun dan siapapun dengan penuh hayalan. Ketika narkoba sudah habis, yang bersangkutan menjadi sangat apatis, lemah dan pesimis.
“Saat inilah dengan segala daya upaya bagaimana caranya yang bersangkutan untuk mendapatkan kembali barang haram tersebut, termasuk menghalalkan segala cara,” ungkapnya.

Rusmiadi mengemukakan tidak langsung memvonis ataupun menghakiminya. “Kami memakai bahasa jangan menyalahkan gelap, tetapi nyalakan lampu maka gelap akan hilang yaitu dengan mengajak mereka kepada kebenaran dan mengajaknya sholat dan jangan meninggalkannya,” ujarnya.

Dengan metode tersebut secara berangsur-angsur kebiasaan buruk masyarakat mulai berkurang. “Kebetulan kami didampingi oleh Polmas yang alhamdulillah beliau mempunyai konsep ala jamaah tabliq, sebagai metode pendekatan dalam melakukan sosialisasi tentang program termasuk perang melawan bahaya narkoba ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Rifan Nasri Husen, Babin Kantibmas (Bintara Binaan Keamanan Ketertiban Masyarakat), Polmas (Polisi Masyarakat) yang bertugas di Desa Mamben Daya, menyampaikan hal yang senada.

“Sebagai mitra Pemdes, kami dari kepolisian bersama TNI (Babinsa) yang bertugas di sini mengajak masyarakat untuk menciptakan kondisi yang tertib, aman dan terkendali,” kata Rifan seaya menambahkan, saat ini Polmas, Babinsa dan para Kadus secara intens turun dari dusun ke dusun mengarahkan kepada masyarakat terhadap bahaya narkoba dan turunannya. Secara intens, kata dia, hampir setiap hari pihaknya turun ke setiap dusun, mendatangi dan mengarahkan masyarakat terutama pemuda.

Sementara itu, Saifuddin Zuhri, M.Pd.I, Ketua BPD Mamben Daya, perlu perhatian bersama antara Polmas, Babinsa, tokoh agama dan pemuda. “Secara khusus kepada Polres Lotim kami dari BPD memohon untuk tetap mempertahankan Rifaan Nisran Husen selaku Polmas di Desa Mamben Daya,” harap Guru Agama SMPN 3 Pringgabaya ini. KUSMIARDI

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kepala Bernanah Terus-Menerus, Bocah 5 Tahun Digelontor Bantuan

17 Mei 2022 - 06:59 WITA

Mudik Lebaran Idul Fitri, RSUD Provinsi NTB Siap Beri Pelayanan 24 Jam

4 Mei 2022 - 18:04 WITA

Jadikan Mata Telinga Gubernur, “NTB Care” Gulirkan Bantuan Kursi Roda untuk Said

26 April 2022 - 22:18 WITA

Nuzulul Qur’an di Mataram Diwarnai Vaksinasi

22 April 2022 - 20:51 WITA

Polda NTB, PWNU dan Kemenag Bersama Sukseskan Program 1 Juta Vaksinasi Booster

22 April 2022 - 09:46 WITA

Wagub Klaim 100 Persen Posyandu dI NTB Sudah jadi Posyandu Keluarga

20 April 2022 - 13:09 WITA

Trending di Kesehatan