Meriah, Maulid Nabi di Pringgabaya

Perayaan Maulid Nabi di Pringgabaya.

SELONG, DS DS- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Pringgabaya, Lotim, tetap kental dengan nilai luhur budaya tradisional. Tahun ini tercatat Rp 50.130.000 yang didapat dari iringan Pawai Ancak berisi aneka penganan, buah dan bendera uang.

Acara dihadiri Camat Pringgabaya (yang juga mewakili Bupati Lotim yang berhalangan hadir), Polsek Pringgabaya, tokoh Ulama, tokoh masyarakat, masyrakat dan para undangan lainnya.

Sambutan Bupati disampaikan Camat Pringgabaya, Nasihun, S.Pd., mengingatkan untuk suksesnya program pembangunan, kompak, jaga persatuan dan kesatuan serta tenang dalam menghadapi tahun politik 2023 mendatang.

“Sebagai masyarakat yang taat pemerintah dan cinta Nabi Muhammad mari kita makmurkan masjid sebagai bagian bagian dari perwujudan suri tauladan baginda Nabi Muhammad Saw,” katanya, Sabtu (8/10/2022).

Ustadz M.Husni Mubarok, S.Pd.I., Ketua Pengurus Takmir Masjid Besar Jami’ul Khair Pringgabaya Lotim menyampaikan bahw Panitia PHBI Pringgabaya menyebarkan lidi ke masing-masing RT dusun di Desa Pringgabaya.

“Lidi itu untuk bendera uang seberapa hajat masyarakat. Itulah yang diarak para peserta pawai,” ujar Mubarok.

Uraian Maulid disampaikan oleh TGH Mustafa Bhakti dari Desa Kembang Kembang Kerang, Kecamatan Aikmel Lotim. Dengan diiringi pembacaan Nasyid dan shalawat dia menyampaikan 4 hal pesan Nabi.

“Empat pesan Nabi dan apabila tidak diindahkan maka tidak akan melihat Nabi Muhammad Saw di Padang Mahsyar nanti yaitu : Jangan putuskan tali silaturrahmi, tidak durhaka kepada kedua orang tua, hindari minum khamar (minuman keras dan sejenisnya), hindari seagai penyebar fitnah,” urai Mustafa Bhakti, sembari menambahkan, jika ada keterlanjuran haruslah bertobat. “Jika tidak bertobat, tidak akan melihat wajah baginda Rasul Muhammad Saw, apalagi mendapat syafaat beliau,” imbuhnya.

Sementara itu, Lalu Fathul Anwar, S.Pd., dari PHBI seksi dakwah menyampaikan bahwa, selain pawai tradisi Ancak, sebelumnya diselenggarakan STQ (Seleksi Tilwatil Qur’an) ke 27 yang pesertanya dari masing-masing Dusun di Desa Pringgabaya.

Sedangkan mengiringi acara inti Perayaan Maulid dilakukan Sunnatan Masal yang diiringi pembacaan Al-Barzanji dan Serakalan, sekaligus pegumuman juara STQ, perolehan dana dari bendera ancak termasuk peserta terbaik pawai ancak. (Kusmiardi).

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.