Mensos Risma Tinjau Operasi Katarak Gratis di RSUD Selaparang

Mensos Trismaharini

Selong,DS – Menteri Sosial RI Tri Rismaharini meninjau pelaksanaan bhakti sosial operasi katarak gratis di RSUD Selaparang Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur, Kamis (07/12) siang.

Tiba di lokasi kegiatan, Mensos Risma berdialog dengan pasien katarak dan warga. Dia mendengarkan berbagai keluhan dan hambatan selama mengikuti kegiatan sosial ini.

Setelah berdialog, Risma melihat langsung proses skrinning dan operasi yang dilaksanakan oleh tim dokter dan petugas RSUD Selaparang di lantai dua rumah sakit ini.

Aksi sosial ini merupakan kolaborasi Kementerian Sosial dengan swasta dan NGO diantaranya Lentera Mata Indah (LMI), Muslim Arround The World (MATW) Australia, Yayasan Rumah Senja dan Yayasan Inti.

“Karena anggaran kita tidak ada untuk operasi ini, kita minta bantuan sana sini, termasuk ke LMI dan ternyata disuffort juga oleh MATW Australia,” ucap Mensos RI, Tri Rismahariniini didampingi Anggota Komisi 8 DPR RI Rahmat Hidayat.

Operasi katarak ini, kata Risma, sangat penting karna penderita katarak sangat banyak dan harus segera menjalani operasi untuk mencegah kebutaan. “Kalau terlambat kan mereka jadi buta. Dan kalau sudah jadi buta, tentu akan menjadi tanggungjawab pemerintah,” ujarnya seraya menambahkan hal itu untuk mengurangi beban pemerintah dan keluarganya.

Mantan Walikota Surabaya itu menambahkan kegiatan serupa akan terus dilakukan di semua Kabupaten Kota di Indonesia sebagai upaya memberikan perlindungan sosial sehingga warga tetap produktif dalam menjalankan aktivitas sehari hari.

Usai meninjau pelaksanaan operasi katarak, Mensos memberikan Piagam penghargaan ke tim dokter, perawat, relawan dan lembaga sosial yang ikut berpartisipasi dalam mendukung kegiatan sosial ini.

Dalam operasi katarak ini, sebanyak 643 yang mendaftar untuk mengikuti operasi tapi lulus skrinning 560 dinyatakan layak menjalani operasi. Tim dokter terlibat sebanyak 5 orang dibantu 7 perawat dan seorang anestesi. Mereka melakukan operasi 150 sampai 200 pasien setiap hari selama tiga hari dari tanggal 7 sampai 9 November 2023.li

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.