Berbagi Berita Merangkai Cerita

Mensos Risma Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Bima

20

FOTO.Menteri Sosial Tri Rismaharini saat membagikan bantuan makanan pada korban banjir bandang di Kabupaten Bima. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Menteri Sosial Tri Rismaharini atau yang akrab disapa Risma, langsung terjun ke lokasi banjir bandang di Kabupaten Bima, Selasa (6/4).

Risma menyatakan kehadirannya sebagai respon cepat terhadap bencana di NTT dan NTB sebagaimana instruksi Presiden.

Didampingi Bupati Bima Indah Damayanti Putri, warga yang mendapatkan bantuan itu, terdengar mengucapkan terimakasih karena Risma telah turun langsung memberi bantuan kepada mereka.

Risma juga mendatangi lokasi trauma healing korban dan yang terdampak banjir di Kecamatan Bolo. Wilayah ini juga termasuk yang terparah dampak banjir. Selain menggenangi perkampungan warga, juga menyapu bersih beberapa rumah dan menghancurkan infrastruktur lainnya seperti jembatan.

Risma nampak menghibur terutama anak-anak yang ada di posko tersebut. Sembari sesekali menyapa dengan bahasa Bima.

“Bune haba (apa kabar),” kata Risma saat menyapa para pengungsi korban banjir bandang Bima.

Mantan Wali Kota Surabaya itu juga membagikan makan siap saji kepada warga korban di pos tersebut. Risma ke Bima juga membawa sejumlah bantuan langsung yang diangkut menggunakan pesawat.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan kepada jajarannya termasuk Kapolri dan Panglima TNI, untuk membantu korban bencana yang ada di NTB dan NTT.

“Salam dari Bapak Presiden. Semoga bapak/ibu dan kita semua diberikan kesabaran. Kita sama-sama berdoa agar bencana segera bisa surut dan masyarakat bisa beraktifitas seperti sedia kala,” kata dia.

Untuk memenuhi kebutuhan mendasar dan meringankan beban para penyintas korban bencana di NTB, Kemensos telah menyalurkan bantuan logistik berupa permakanan, perlengkapan keluarga, peralatan evakuasi, perlengkapan kebutuhan pengungsian (telur ayam, air mineral, pembalut wanita), serta peralatan sandang senilai sekitar Rp1,1 miliar.

Setidaknya dua orang dilaporkan meninggal dunia, serta 27.808 jiwa atau 9.245 kepala keluarga (KK) terdampak akibat banjir yang meluap di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat sejak Sabtu (3/4).

Hujan yang turun selama kurang lebih sembilan jam pada Sabtu (3/4), di seluruh wilayah Kabupaten Bima menyebabkan bendungan yang ada di empat kecamatan meluap sehingga menggenangi persawahan dan perumahan warga di 29 desa.

Tercatat wilayah yang terdampak banjir adalah Kecamatan Madapangga, Kecamatan Bolo, Kecamatan Woha, dan Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Dikabarkan banjir terjadi mulai pukul 15.00 WITA. Tinggi mata air saat kejadian dilaporkan berkisar antara 50 sampai 200 sentimeter. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.