BSK Samawa

Mengandung Boraks, Alasan BPOM Mataram Nilai Produk Olahan Krupuk Tak Penuhi Syarat

Hasil sampel dan uji cepat produk pangan berbuka puasa/takjil

Mataram, DS-Kepala Balai Besar POM Mataram, Dra.I.Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt, menyampaikan bahwa dari beberapa hasil sampel dan uji cepat produk pangan berbuka puasa/takjil hanya produk yang berjenis krupuk yang tidak memenuhi syarat karena mengandung bahan boraks. Kamis, (07/04/2022).
Produk olahan berbuka puasa/takjil yang berjenis krupuk mengandung bahan boraks ini diambil dari salah satu pedagang yang ada di Jalan Majapahit Kota Mataram.
“Boraks adalah salah satu bahan yang sering disalahgunakan untuk bahan olahan pangan yang berjenis bakso, cilok, lontong dan kerupuk gendar sedangkan poraks ini mengandung bahan berbahaya yang berbentuk senyawa kristal putih yang tidah bauh dan poraks ini biasa digunakan untuk bahan deterjen,” ungkap Gusti Ayu Adhi.
Boraks sangatlah berbahaya untuk digunakan sebagai bahan olahan pangan karena jika terhirup, mengenai kulit, mata, dan tertelan maka akan berakibat iritasi pada saluran pencernaan, iritasi pada kulit, mual, sakit kepala, nyeri hebat pada perut bagian atas.
“Jika dikonsumsi dalam jangka lama akan menyebabkan kerusakan ginjal, kegagalan sirkulasi akut bahkan akan menyebabkan kematian,” urainya. mad

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.