Berbagi Berita Merangkai Cerita

Memiliki Sumber Air Melimpah, Desa Telaga Waru dapat Reward dari Mendagri

14

Masyarakat Desa Telaga Waru Kecamatan Pringgabaya Lotimdalam sebuah FGD

SELONG, DS – Desa Telaga Waru, satu dari 15 desa  yang ada di wilayah Kecamatan Pringgabaya  Kabupaten Lombok Timur (Lotim) NTB.  Potensi Sumber Daya Air yang dimilikinya telah dikelola dengan baik dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa setempat.

Desa Telaga Waru memiliki 6 kekadusan yaitu  Dusun Benyer Daya, Benyer Daya Baru, Benyer Lauk, Dasan Tapen Daya, Dasan Tapen Tengak, dan Dasan Tapen Lauk.   Salah potensi alam desa Telaga   Waru adalah Mata air (Mualan : Sasak) yang manfaatnya sangat dirasakan tidak saja masyarakat setempat, bahkan hingga Desa Apitaik yang  menikmatinya sejak tahun 1960 an.

Sebagai bagian dari Destinasi Wisata Desa,  Pemdes Telaga Waru melirik Mualan Benyer sebagai  produk unggulan  sumber PADesa (Pendapatan Asli Desa) dengan mengelolanya lewat Pamdes (Perusahaan Air Minum Desa). Pamdes ini terwujud tahun penganggaran 2020 dan 2021 dengan total pembiayaan Rp 1.395.894.700.

“Jaringan Pamdes sudah 100 % dengan dua sistem yaitu  mesin dan gravitasi,” kata Junaidi, S.Pd., Sekdes Telaga Waru, Rabu (12/01/2022). Mesin digunakan di dua dusun yaitu  Dusun Benyer Daya dan Dusun Benyer  Daya  Baru, sedangkan gravitasi ( manual)  menyentuh di empat dusun masing-masing Dusun Benyer Lauk, Dasan Tapen Daya, Dasan Tapen Tengak, dan Dasan Tapen Lauk.

Menurut Junaedi, saat ini masyarakat yang terdaftar sebagai penerima manfaat air bersih dari Pamdes sekitar 36 % dari 2194 KK atau 50 % dari 1.214  rumah.

“Jika hitungannya berdasarkan KK maka sekitar 37% dari 2.194 KK, sedangkan jika berdasarkan rumah ada 50% dari 1.214 rumah atau sekitar 618 an rumah,” terang alumni  Universitas  Hamzanwadi Pancor Selong Lotim ini, sembari menambahkan masyarakat membayar dengan dana yang sangat- sangat terjangkau.

“Masyarakat bayar berdasarkan kebutuhan perbulan. Perkubik senilai Rp. 600 dengan pembayaran beban senilai Rp. 2.500 perbulan,” imbuhnya.

Penganggaran Pamdes Tertinggi

Dapat Reward Nasional 

Desa Telaga Waru, ditetapkan sebagai desa dengan penganggaran Pamdes terbaik nasional.  Dari sejumlah Pamdes di seluruh Indonesia, Desa Telaga Waru dinyatakan dengan Pamdes dengan  penganggaran tertinggi  yaitu senilai 1.051.034.700.

“Desa Telaga Waru sebagai penggaran Pamdes  tertinggi di Indonesia, diikuti oleh sebuah desa di Kalimantan,” ujar Junaedi.

Karena itu, lanjut Junaedi, Desa Telaga  Waru mendapat apresiasi berupa reward dari Kementerian Dalam Negeri RI di Jakarta, November 2021.

Tak sampai di situ saja, menurutnya, Desa Telaga Waru mendapat kepercayaan dari PUPR sebagai narasumber dalam sebuah acara via FGD (Fokus Group Diskusion) yang diadakan di Surabaya dan di Banten.

“Alhamdulillah, saya diutus di Surabaya, bulan Oktober 2021 selama 3 hari dan di Banten bulan November 2021 selama 3 hari juga,” katanya.

Dalam waktu dekat Desa Telaga Waru, mendapat pengakuan dari Pemerintah Provinsi NTB sebagai Pamdes air bersih layak minum. “Insyaa Allah tahun 2022 Dinas Kesehatan Provninsi NTB menrtapkan sebagai Pamdes dengan air bersih layak minum,” katanya (Kusmiardi)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.