Menu

Mode Gelap

Dinamika · 13 Mei 2022 17:43 WITA ·

Melalui Halal Bihalal, KPID Sosialisasikan Penundaan TV Digital di NTB


					FOTO. Ketua KPID NTB, Ajeng Rosalinda Motimori (tengah) saat melakukan sambutannya pada Halal Bihalal penundaan Analog Switch OFF (ASO) pada akhir April ini. (FOTO. RUL/DS). Perbesar

FOTO. Ketua KPID NTB, Ajeng Rosalinda Motimori (tengah) saat melakukan sambutannya pada Halal Bihalal penundaan Analog Switch OFF (ASO) pada akhir April ini. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi NTB melakukan Halal Bihalal bersama jajaran lembaga penyiaran, jurnalis dari bebagai media, dan stakeholder terkait, Jumat (13/5).

Dalam kesempatan itu, Ketua KPID NTB, Ajeng Rosalinda Motimori mengatakan bahwa pelaksanaan analog switch off (ASO) yang merupakan amanat UU Nomor. 11/2020 tentang Cipta Kerja pasal 72 angka 8 untuk wilayah NTB. Di mana, waktu pelaksanaan untuk tahap pertama secara nasional jatuh pada 30 April 2022, bakal ditunda.

“Penundaan ini sesuai dengan hasil koordinasi kami dengan pihak Kementerian Komunikasi baru-baru ini. Makanya, momentum Halal Bihalal ini kami jadikan ajang untuk melakukan sosialisasi penundaan siaran analog untuk wilayah NTB, utamanya Pulau Lombok yang masuk perioritas untuk tahap pertama dilakukan program ini,” ujar Ajeng.

Menurut dia, sejauh ini kesiapan untuk melakukan ASO oleh lembaga penyiaran yang telah ditunjuk oleh pusat untuk diwilayah NTB sudah siap seluruhnya.

Namun belum optimalnya perangkat terkait SDM dan alat penunjang untuk pengawasan yang ada, maka kabar penundaan ini menjadi hal yang baik.

“Untuk penundaan ASO ini, belum tahu hingga kapan waktunya. Intinya, sambil menunggu kejelasan waktunya, maka tugas kami memperkuat hal-hal yang kurang selama ini. Utamanya, adalah sosialisasi pada tingkat masyarakat terkait manfaat TV Digital yang sangat besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Ajeng.

Dalam kesempatan itu, seluruh lembaga penyiaran juga bersyukur atas tertundanya program ASO terebut. Pasalnya, hingga kini, bantuan Set Top Box (STB) oleh Lembaga Penyelenggara Siaran (LPS) multipleksing (MUX) kepada rumah tangga miskin (RTM) juga belum terlihat jelas hingga kini.

“Yang utama itu di lapangan itu adalah pada persoalan adalah tenaga teknisinya yang kita rasa kurang. Makanya, meski pemerintah pusat sudah menentukan sejumlah titik untuk NTB, tapi cara kamu menyiasatinya adalah dengan mencoba melakukan MoU dengan 10 SMK di Kota Mataram yang bertugas sebagai tenaga teknisi,” ungkap H. Samiarto, pimpinan MNC Network di NTB dalam paparannya.

Menjawab hal itu, Ketua KPID NTB akan terus melakukan perbaikan terkait kekurangan yang masih dikeluhkan masyarakat terkait penghentian penyiaran konten televisi tidak lagi secara analog, melainkan menggunakan teknologi penyiaran digital.

“Insyaallah segala masukan ini akan kita sampaikan ke pemerintah pusat untuk dilakukan perbaikan kedepannya,” ucap Ajeng.

Pada kesempatan itu. Sekretaris Diskominfotik NTB, Heriyadi berjanji akan memokuskan kerjasama pada media lokal. Utamanya, menyongsong gawe akbar yang akan berlangsung di Sumbawa bertajuk MXGP Samota pada Juni mendatang.

“Mohon doanya, Pak Kadis Kominfotik masih terus melakukan komunikasi dengan pihak penyelenggara yang diwakili Mbak Popy. Prinsipnya, Pak Kadis sejak awal ingin agar media lokal yang diprioritaskan sesuai juga yang dikehendaki oleh KPID,” tandas Heri, panggilan akrab Sekdis Kominfotik tersebut. RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Acara Molor Satu Jam, Danrem Kritik Pengurus PW GMNU NTB Soal Kedisiplinan

22 Mei 2022 - 06:32 WITA

Sayembara Buat Tagline Bibit Unggul NTB, Berhadiah Menarik

21 Mei 2022 - 15:32 WITA

Penjualan Listrik Meningkat, PLN : Tanda Ekonomi Bangkit

21 Mei 2022 - 06:48 WITA

Tekan Emisi Karbon, Co Firing PLTU di Sumbawa Hasilkan 300 MWh Per Bulan

20 Mei 2022 - 17:34 WITA

Desa Menggala Siap Gelar “Gawe Gubuk”

19 Mei 2022 - 19:11 WITA

Tak Ada Pemberian Gelar Wali Paer ke Gubernur, MAS : Acara Adat Untuk Kukuhkan Ketua ASLI

18 Mei 2022 - 17:52 WITA

Trending di Dinamika