BSK Samawa

Mayat Perempuan Ditemukan di Embung Desa Kawo, Polisi Langsung Turun Tangan

Lokasi penemuan mayat

Lombok Tengah,DS – Mayat berjenis kelamin perempuan yang ditemukan di Dusun Sarang Angin Desa Kawo Kecamatan Pujut, Jumat (26/1), mengejutkan warga. Polsek Pujut bersama Tim Inafis Sat Reskrim Polres Lombok Tengah langsung melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Korban kemudian diketahui bernama Irawati (40 tahun), warga Dusun Pengadang, Desa Kawo, Kecamatan Pujut. Korban ditemukan meninggal dalam keadaan tergeletak di sebuah embung dekat gubuk kecil di persawahan milik korban.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat, SIK melalui Kapolsek Pujut IPTU Samsul Bahri dalam siaran persnya Sabtu (27/1), menerangkan kejadian bermula pada hari kamis (25/1) sekitar pukul 20.00 wita waktu sholat Isya. Korban sebelumnya masih bersama suaminya, Suriatman, di gubuk kecil yang ada di persawahan.

Kemudian sang suamidisuruh membeli tabung gas oleh korban sekalian menjemput anaknya pulang ngaji. Setelah Suriatman membeli gas dan menjemput anaknya, ia mampir di rumah keluarganya di Dusun Sarang Angin Desa Kawo yang kemudian pulang ke rumah pukul 23.00 wita.

“Sesampainya di rumah suaminya tidak menemukan korban namun televisi masih menyala,” tutur Samsul seraya menambahkan suami korban memperkiraan istrinya masih berada di sawah.

Menguingat waktu sudah pukul 01.00 wita dan istrinya masih belum pulang ke rumah, Suriatman lantas mencari korban ke sawah namun tidak ditemukan. Sang suami pun kembali ke rumah dengan perkiraan istrinya pulang ke rumah orang tuanya di Dusun Pengadang.

Kemudian hari jumat (26/1) pukul 08.00 wita suami korban mencoba menelpon keluarga istri yang ada dusun di Pengadang namun ditanggapi bahwa Iriwati tidak pernah pulang ke dusun itu.

“Suami korban kembali mencari istrinya ( korban ) ke sawah dengan menanyakan orang orang yang sedang bekerja namun dijawab oleh orang yang berada disawah tersebut tidak pernah melihat korban,”terang Samsul.

Kemudian Suriatman kembali lagi ke rumah sekitar pukul 10.00 wita. Herannya, sesampainya di rumahnya ia melihat korban sudah tergeletak di sebuah empang dengan kedalam air sekira 30 cm.

Polsek Pujut bersama Tim Inafis Sat Reskrim Polres Loteng turun untuk melakukan olah TKP.

“Dari permintaan keluarga untuk sementara korban di bawa ke RS Bhayangkara Mataram untuk dilakukan outopsi guna mengetahui penyebab kematian korban,” kata Samsul.hm

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.