Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 3 Feb 2021 20:09 WITA ·

Mataram Batasi Jam Operasional Alfamart dan Indomaret


					Mataram Batasi Jam Operasional Alfamart dan Indomaret Perbesar

FOTO. Inilah salah satu Alfamart di kawasan Perumnas, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS- Pemkot Mataram membatasi jam operasional minimarket, ritel, grosir, dan toko modern untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19. Aturan operasional maksimal sampai pukul 22.00 Wita.

Kebijakan pembatasan operasional atau yang dikenal dengan jam malam juga menyasar kafe serta tempat hiburan malam (THM) di ibukota Provinsi NTB tersebut.

“Pokoknya, sesuai ketentuan jam malam. Tidak ada lagi retail modern (baik itu Indomaret maupun Alfamart) hingga kafe atau sejenisnya yang beropersional seperti normalnya selama ini, yakni 24 jam di wilayah Kota Mataram,” ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram, Lalu Martawang, Rabu (3/2).

Ia mengatakan, kebijakan pembatasan operasional merupakan upaya pemkot Mataram menekan laju kasus Covid-19 yang cenderung meningkat beberapa minggu terakhir.

Menurut Martawang, selain pelarangan pembukaan retail modern beroperasi selama 24 jam, pihaknya juga mulai melakukan pembatasan berbagai kegiatan sosial, budaya dan ekonomi masyarakat selama pandemi Covid-19.

“Semua kebijakan kita lakukan karena melihat eskalasi kasus Covid-19 di Kota Mataram sejak awal Januari 2021 terjadi peningkatan signifikan. Maka mulai minggu ini hingga seterusnya, langkah tegas harus mulai kita lakukan untuk melindungi warga Mataram,” jelasnya.

Data terakir Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB hingga Minggu (31/1) malam lalu, tercatat tambahan kasus positif di Mataram sebanyak 14 orang dengan jumlah 1.361 orang dinyatakan sembuh,102 orang meninggal dunia, 10 orang suspect dan 102 orang tercatat masuk kontak erat.

Dengan tambahan kasus tersebut, jumlah total Covid-19 di Kota Mataram menjadi 1.824 orang.

“Karena itu, kita harapkan masyarakat dan pelaku usaha bisa kooperatif mengikuti aturan tersebut untuk kepentingan besama,” tegas Martawang.

Terkait pelayanan masyarakat. Ia mengungkapkan, kebijakan penerapan jam malam itu dikecualikan untuk pelayanan di rumah sakit, puskesmas dan apotek.

“Untuk kegiatan yang sifatnya pelayanan masyarakat, penerapan jam malam dikecualikan,” ucap Martawang.

Ia memastikan, pengawasan jam malam itu akan dilakukan dengan ketat. Yakni, aparat Satpol PP Mataram dibawah kendali Satgas Covid-19 akan intensif melakukan patroli bersama aparat dari TNI/Polri.

“Kita upayakan yang melanggar. Tentunya, akan diberikan sanksi yang tegas sesuai ketentuan yang ada terkait Perda Covid-19,”tandas Lalu Martawang. RUL..

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kepala Bernanah Terus-Menerus, Bocah 5 Tahun Digelontor Bantuan

17 Mei 2022 - 06:59 WITA

Mudik Lebaran Idul Fitri, RSUD Provinsi NTB Siap Beri Pelayanan 24 Jam

4 Mei 2022 - 18:04 WITA

Jadikan Mata Telinga Gubernur, “NTB Care” Gulirkan Bantuan Kursi Roda untuk Said

26 April 2022 - 22:18 WITA

Nuzulul Qur’an di Mataram Diwarnai Vaksinasi

22 April 2022 - 20:51 WITA

Polda NTB, PWNU dan Kemenag Bersama Sukseskan Program 1 Juta Vaksinasi Booster

22 April 2022 - 09:46 WITA

Wagub Klaim 100 Persen Posyandu dI NTB Sudah jadi Posyandu Keluarga

20 April 2022 - 13:09 WITA

Trending di Kesehatan