Berbagi Berita Merangkai Cerita

Masuk Bursa Cawapres Jokowi, KH Said Aqil : “Saya Tak Punya Potongan dan Nggak Berminat”

0 11

MATARAM, DS – Jelang pendaftaran Capres dan Cawapres 2019, Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj masuk bursa survei calon wakil presiden 2019. Dalam survei Said Aqil masuk nominasi Cawapres potensial bagi petahana, Joko Widodo.

Meski dikabarkan masuk dalam bursa itu, KH Said Aqil Sirodj menyatakan dirinya tak  mengincar jabatan orang nomor dua di Indonesia tersebut. Padahal, peluangnya dirasa cukup besar, lantaran memegang pimpinan ormas islam terbesar di Indonesia saat ini.

“Bukan saya tidak berminat. Tapi, saya tidak tidak punya potongan menjadi Cawapres,” ujarnya menjawab wartawan usai menghadiri silaturhami lintas agama di Mataram, Minggu (22/7).

Said menegaskan dirinya hanyalah seseorang yang ahli mengaji dan budaya, bukan berpolitik. “Alhamdulillah. Apa ada potongan jadi wapres? Tidak ada. Saya itu ahlinya ngaji, bicara budaya, agama itu saya bisa. Kalau politik saya kalah dengan orang-orang yang bertahun-tahun di politik. Kalau ngaji saya menang,” tegasnya berkelakar.

Saat ditanya apakah dia berminat, dengan tegas Said menjawab, “Nggak.”

Begitu pun saat ditanya urun saran cawapres yang cocok untuk Jokowi, Said membantah. “Tidak ada itu,” katanya.

Terpisah, pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai Said Aqil merupakan sosok potensial masuk panggung nasional menjadi pemimpin bangsa. Hal ini didasari Said Aqil merupakan tokoh ulama besar.

“Kyai Said ini kan ulama besar dari hasil beberapa survei itu juga udah masuk, nah peluang beliau jadi cawapres emang bagus,” ujar Hendri saat ditemui wartawan di Mataram, Sabtu (21/7).

Hendri menjelaskan, NU memiliki pengalaman pahit di Pilpres 2009 saat mantan ketua PBNU (alm) Hasyim Musadi kalah saat menjadi cawapres ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Meski begitu, Hendri yakin saat ini basis NU bisa solid. Kekalahan Hasyim di Pemilu 2009 bukan menjadi masalah tersendiri.  Menurutnya saat ini sosok Said Aqil ideal berdampingan dengan Jokowi. Dengan bekal ketokohan agama Said, Jokowi bisa mendapatkan suara dari rakyat dan umat.

“Kalau sekarang sebenernya agak berbeda sehingga menurut saya Said Aqil punya hal yang dibutuhkan pak Jokowi, apalagi Pak Jokowi dianggap tidak soleh persepsi publiknya. Secara religiusitas itu rendah, dengan hadirnya Kyai Said itu bisa menambah citra religius dari pak Jokowi menurut saya,” tandas Hendri. RUL.

Leave A Reply