BSK Samawa

Mantan Bendahara DPRD Lotim Divonis 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 200 Juta

Foto : Kasi Intel Kejari Lombok Timur Lalu Muhammad Rasyidi, SH, MH

Selong,DS- Terdakwa Z, mantan Bendahara Sekretariat DPRD Lombok Timur akhirnya divonis 3 tahun penjara dan denda 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Dalam sidang vonis di PN Tipikor Mataram, Kamis (11/1), terdakwa Z dinyatakan terbukti melanggar Pasal 3 jo. Pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana dirubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Terdakwa Zulfaedy divonis telah menyelewengkan Pajak Anggaran Sekretariat Dewan DPRD Lombok Timur Tahun 2019 – 2020 sebesar Rp 343.183.818.

Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Lombok Timur, Lalu Muhammad Rasyidi mengungkapkan, putusan hakim PN Tipikor Mataram mengacu pada Laporan Hasil Audit Inspektorat Nomor 740.04/03.K/IRT/2023 tanggal 17 Mei 2023. Hakim menjatuhkan vonis terhadap terdakwa penjara selama 3 tahun, denda Rp. 200 juta atau subsidair 3 bulan kurungan. Vonis terhadap terdakwa oleh majelis hakim PN Mataram konform dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU)

“Terdakwa dan Penasehat Hukumnya menyatakan pikir-pikir atas putusan Majelis Hakim. Demikian juga Penuntut Umum masih menyatakan pikir-pikir,” ujar Rasyidi, Jum’at (12/1).li

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.