Manfaat Buka Puasa Bersama di Masjid

Buka Puasa Bersama di Masjid Jamiq Baiturrahman Apitaik Kecamatan Pringgabaya Lombok Timur (Foto : Kusmiardi)

SELONG, DS-Buka bersama pada saat bulan Ramadhan merupakan tradisi religi yang senantiasa digelar pengurus, pemuda dan remaja masjid. Setidaknya, dari berbuka bersama ada nilai kebersamaan dan persaudaraan yang terjaga.

“Kita berbuka puasa sebagaimana telah dilakukan oleh pendahulu kita. Para orang tua kita bahkan hingga ada yang berumur 70 an masih bersemangat buka bersama,” kata Suhardi, salah seorang tokoh masyarajat dan juga ta’mir Masjid Jamiq Baiturrahman, Desa Apitaik, Kecamatan Pringgagaya, Lombok Timur (Lotim), Jum’at 15/04/2022.

Menu (ta’jil Ramadhan) datang dari masyarakat sebagai wujud bersadaqah dalam setiap bulan Puasa. Diakuinya bahwa, tahun sebelumnya bukan sekedar hanya kue/jajanan khas tradisional saja, melainkan juga berupa nasi dan lauk – pauknya.

“Jadi, sadaqah masyarakat ini haruslah kita terima dan kita syukuri. Inilah sebagai menu kita berbuka puasa,” katanya.

Tak kurabg dari 15 – 20 orang yang berbuka puasa di masjid tersebut, bukan saja dari masyarakat setempat melainkan juga ketika ada orang dalam perjalanan ke Sumbawa atau sebaliknya.”Dia sibggah untuk Shalat Magrib dan juga buka puasa bersama kita,” terang sosok yang juga Ketua PHBI Masjid Jamiq Baiturrahman Apitaik ini.

Dijelaskannya, para peserta buka bersama juga menjadi jama’ah Shalat Magrib. Setelah usai Shalat Magrib berjama’ah baru mereka pulang ke rumah masing- masing.

“Jadi, sesungguhnya ada manfaat besar yang kita dapatkan bila buka puasa bersama di masjid. Selain bersyukur dan menerima sadaqah warga masyarakat, di antara kita terjalin silaturrahmi dan gemar bersadaqah dan beramal jariyah,” terang Suhardi (Kusmiardi).

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.