Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 1 Agu 2022 16:32 WITA ·

Mahasiswa KKN ITY Sosialisasi Bantul Bersih Sampah


					Mahasiswa KKN ITY. Perbesar

Mahasiswa KKN ITY.

Yogjakarta, DS- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Yogyakarta melakukan sosialisasi dan kampanye Gerakan Masyarakat Sadar Sampah, Sabtu, 30 Juli 2022 di UPT PPD Baturetno, Kelurahan Banguntapan, Kabupaten Bantul.

Kegiatan kampanye ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten dan mahasiswa KKN untuk merealisasikan program gerakan pengolahan sampah dari rumah sendiri dalam mewujudkan bantul bersih sampah 2025.

Ketua kelompok KKN ITY, Supriadin, menyampaikan bahwa permasalahan sampah menjadi tanggung jawab bersama untuk menyelesaikannya sehingga perlu ada pengolahan sejak dari sumbernya.

“Sosialisasi Program Bersama Masyarakat wujudkan Bantul Bersih Sampah dengan harapan masyarakat untuk tetap peduli dalam pengelolaan sampah, baik dengan mengurangi, memilah dan memanfaatkan mulai dari rumah masing-masing,” ungkap salah satu alumni Jurusan Pertambangan Universitas Muhammadiyah Mataram Supriadin.

Sosialisasi dan kampanye dihadiri 17 ketua RT Banguntapan, pengurus TPS3R Sejahtera Mandiri dan tokoh masyarakat sehingga terbentuk pemahaman bersama tentang pentingnya pengelolaan sampah. “Sosialisasi ini diharapkan untuk selalu dibumikan dalam setiap pertemuan,” katanya.

Heri Saptono selaku narasumber pada acara ini mengemukakan dalam mengelola sampah diantaranya mengoptimalkan pengolahan sampah di TPS3R dengan memilah sampah organik, anorganik dan mengurangi residu.

Ia juga menerangkan kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa ini sebagai langkah awal mendorong RT yang berada di Banguntapan tetap optimis menyampaikan pesan dalam menyelesaikan persoalan sampah, bukan membuang ke sungai, sawah atau gunung, tapi menyelesaikannya dengan memulai untuk mengurangi atau memilahnya.

Sementara itu, pengelola Desa Wisata, Suharto, memberikan gambaran tentang pemanfaatan sampah organik, non-organik dan proses pengolahan sampah yang di lakukan oleh masyarakat Sukunan yang dilakukan secara mandiri mulai dari tingkat rumah tangga hingga di kelompok.

Dengan keseriusan para warga, kegiatan tersebut menghasilkan berbagai produk olahan sampah yang memiliki nilai lebih seperti aneka produk kerajinan dari sampah plastik, kerajinan dari kain perca serta pupuk kompos dari sampah organik.md

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ini Komitmen Aksi BergiziPara Remaja

12 Agustus 2022 - 15:25 WITA

Banzas Lobar Bantu Anak Gizi Buruk

11 Agustus 2022 - 05:28 WITA

Wagub Minta Anggaran Desa untuk Penghargaan Kader Posyandu

10 Agustus 2022 - 18:14 WITA

Balai Besar POM Mataram Sita Ribuan Produk Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya

29 Juli 2022 - 22:21 WITA

Warga Terserang Gejala Kaki Gajah, Begini Respon NTB Care

28 Juli 2022 - 16:54 WITA

Penderita Kanker Paru-Paru Dievakuasi NTB Care

27 Juli 2022 - 18:25 WITA

Trending di Kesehatan