BSK Samawa

Lulus Kurasi, Alunan Budaya Desa Pringgasela Masuk Kalender Nasional

Pembukaan Alunan Budaya Desa Pringgasela keenam tahun 2022. hmlt

Selong,DS – Event Alunan Budaya Desa Pringgasela Lombok Timur masuk kalender event nasional setelah dinyatakan lulus kurasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Widayat, menyampaikan pengajuan Event Alunan budaya Desa Pringgasela dimulai sejak beberapa tahun yang lalu telah melewati kurasi tingkat kabupaten, kemudian ke tingkat provinsi dan terakhir tingkat Nasional yang diikuti kabupaten/Kota se-Indonesia sebanyak 3.450 event.

“Alhamdulillah Alunan Budaya Desa Pringgasela, Lombok Timur berhasil masuk di 34 event yang lulus dan resmi menjadi event nasional sehingga otomatis setiap tahun akan dibiayai oleh Pemerintah Pusat, dan pada malam minggu ini saya bersama pak Pj Bupati akan ke Jakarta untuk menerima SK dari Kementerian Pariwisata,” ungkap Widayat, Rabu (24/01).

Dijelaskan, ada banyak proses yang telah dilalui sehingga Lotim bisa lulus di tingkat nasional, salah satunya harus mengikuti proses Akurasi tingkat provinsi bersaing dengan seluruh Kabupaten Se-NTB.

“Akhirnya kita bisa kalahkan Bau Nyale Lombok tengah dan tahun depan kegiatan Bau Nyale, tidak menjadi event nasional lagi,” ujarnya.

lebih jauh, dia menjelaskan Event Alunan Budaya Desa Pringgasela resmi sudah milik Nasional dan nantinya akan diselenggarakan secara profesional sehingga berdampak luas terhadap masyarakat termasuk dampak ekonomi dari pelaksanaan event ini.

“Kelulusan Akurasi Alunan Budaya Desa Pringgasela karena didongkrak oleh semua sektor diantaranya UMKM, perputaran uang dan ciri khas budaya yang ada disana, sehingga dapat mengalahkan event Bau Nyale Lombok Tengah,” akunya.

Karna itu, Widayat berharap setelah event Alunan Budaya Desa Pringgasela akan menyusul event-event lain di Lombok Timur, dengan cara mengcopy Paste tata cara yang sudah ada, sehingga dapat memacu desa-desa lain untuk lebih aktif melaksanakan event-event budaya agar bisa didorong jadi event nasional.

“Dan menurut penilaian saya yang paling berpotensi bisa di ajukan kembali yakni batur rumbuk dengan event Ragi Beleq,”imbuhnya.li

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.