Berbagi Berita Merangkai Cerita

Luar Biasa, Angka Kecelakaan di Lombok Timur Turun Sampai 35%

161

Kasat lantas, Putu Gede Caka Pratyaksa Ratsuko

SELONG, DS – Capaian yang luar biasa diraih Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Timur dalam menekan angka kecelakaan di jalan raya. Pasalnya, terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sekira 35 % ditahun 2020.

Pada 2019, angka laka lantas di Lombok Timur mencapai 397 kasus. Sedangkan di tahun 2020, sebanyak 231 laka lantas. Artinya terjadi penurunan sebanyak 166 kasus dibanding tahun sebelumnya.

“Terjadi penurunan sebanyak 35%. Jumlah laka lantas 2020, sebanyak 231. Meninggal 82, luka berat 3,” rinci Kasatlantas Polres Lombok Timur, Putu Gede Caka Pratyaksa Ratsuko, Rabu (30/12).

Jumlah korban meninggal akibat laka lantas juga mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Sebelumnya tercatat 114 korban tewas, sedangkan pada 2020 sebanyak 82 korban.

Penurunan angka laka lantas ini tak lepas dari upaya keras kepolisian memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi standar keselamatan berlalu lintas dalam berkendara. Baik berupa imbauan lisan ataupun tulisan melalui spanduk-spanduk yang terpasang di kawasan rawan laka lantas.

“Kita tingkatkan kegiatan lalu lintas, yaitu pengimbauan strong point pagi hari, juga pemasangan spanduk di sejumlah lokasi yang menjadi titik rawan laka lantas,” terang Gede Caka.

Kesadaran masyarakat Lombok Timur dalam penggunaan helm juga diakuinya meningkat. Mengapresiasi kesadaran masyarakat ini, Satlantas Polres Lombok Timur bahkan membagikan ratusan helm bagi pengendara.

“Bukan hanya punishment, kita juga memberikan reward bagi masyarakat yang patuh berkendara. Sehingga masyarakat terpacu untuk kedisiplinan dirinya menggunakan helm,” tuturnya.

Selain helm, di masa pandemi Covid-19 ini juga dibagikan ribuan masker sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar mematuhi protokol pencegahan penularan Covid-19. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.