Berbagi Berita Merangkai Cerita

Lotim Siapkan Rp 90, 4 M untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih 2020

0 19

SELONG,DS- Upaya memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat selatan terus dilakukan Pemda Lombok Timur melalui Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Dalam konferensi pers bersama sejumlah awak media, Kamis (20/02/2020), Kabid Cipta Karya, Makripatullah, memaparkan sejumlah program yang sudah terselesaikan di tahun 2019 lalu. Serta, program yang akan dijalankan Bidang Cipta Karya ditahun 2020 ini.

“Tahun 2019, Bidang Cipta Karya melakukan kegiatan dengan anggaran Rp 57 milyar. Pada tahun 2020, Bidang Cipta Karya mempunyai kegiatan dengan anggaran Rp 90,4 milyar,” beber Makrip.

Di tahun 2020 pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat bagian selatan Lombok Timur masih menjadi perhatian pemerintah. Hal ini terlihat dari gelontoran anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang sebagian besar difokuskan ke wilayah selatan.

“Itu kita alokasikan untuk sarana air bersih. 70b% anggaran itu kita alokasikan ke bagian selatan. Karena masyarakat kita diselatan sangat-sangat membutuhkan air,” ujarnya.

Spam Sumur Tutuk yang telah dialokasikan pengerjaannya di tahun 2019 telah siap dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Desa Sekaroh. Sebagai langkah awal, 95 rumah akan mendapatkan pelayanan air bersih dari Sumur Tutuk.

Uji fungsi pun mulai dilakukan pada hari ini. Namun, untuk beroperasinya Spam Tutuk masih harus menunggu serah terima pekerjaan antara Pemda dan kontraktor pelaksana.”Kami akan menaikkan air, dari kolam yang sudah dibuat oleh BPBD, dinaikkan ke reservoar dengan tinggi 34 meter,” jelas Makrip.

Belum dilakukannya serah terima pekerjaan dikarenakan pekerjaan harus tuntas hingga air benar-benar mengalir melalui keran warga. Terlebih kontraktor pelaksana dikenakan pinalty karena penyelesaian pekerjaan melebihi batas waktu seperti yang tertuang dalam kontra.

“Pelaksana sudah melebihi waktu pelaksanaan sehingga harus di denda. Itu dihitungkan nanti oleh inspektorat. Berapa sepatutnya yang harus dibayarkan kepada pelaksana,” ungkapnya.

Sesuai dengan visibility study, Spam Sumur Tutuk akan didistribusikan ke Desa Paremas, Desa Pemongkong, Desa Sekaroh, Desa Seriwe, Desa Ekas Buana, dan Desa Kuang Rundun.

Akan tetapi, Paremas dan Pemongkong telah menjadi konsumen PDAM. Sehingga pilihan distribusi untuk tahap awal dipilihlah Desa Sekaroh. Sedangkan untuk Desa Seriwe, Desa Kuang Rundun, Desa Ekas Buana akan dibantu lewat sumur bor yang pekerjaannya mulai di lelang pada minggu depan. Dd

Leave A Reply