BSK Samawa

Lotim Ajukan 14 Ribu Kuota PPPK dan CPNS, BKPSDM Tunggu Keputusan Pusat

SELONG,DS- Pemkab Lombok Timur (Lotim) telah memgajukan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk perekutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Tahun 2024. Total yang diajukan sebanyak 14.000. Pengajuan itu sesuai dengan analisis kebutuhan jabatan (Anjab) dan analisis beban kerja (ABK).

Kepala Bidang Data dan Formasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim, Lalu Masri Habibullah, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu pengumuman resmi dari Pemerintah Pusat terkait dengan kuota yang didapatkan Lotim untuk perekutan PPPK dan CPNS tahun ini.

“Untuk sementara kita belum bisa pastikan apakah kuota formasi yang kita dapatkan sama seperti tahun yang lalu. Makanya sekarang kita tinggal menunggu keputusan resmi dari pusat, “ucapnya.

Ketika Pemerintah Pusat secara resmi memutuskan kembali akan melakukan perekrutan PPPK dan CPNS di tahun ini, pihaknya langsung melakukan inventaris data untuk memastikan jumlah kebutuhan yang diusulkan, baik berkaitan dengan kebutuhan di satuan pendidikan, tenaga kesehatan termasuk juga di OPD lainnya.

“Yang jelas kebutuhan ideal kita sekitar 15.000 an. Kalau kuoatnya sudah turun baru kita bisa menentukah seperti apa tahapan pelaksanaan perekrutan PPPK dan CPNS di tahun ini, “ujar Habib

Sebelumnya Pj. Bupati Lotim, M. Juaini Taofik, mengatakan, untuk rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) pihaknya telah menandatangani dokumen pengajuan jumlah kebutuhan ke Kementerian PAN RB. Total jumlah kebutuhan yang diajukan sebanyak 14.000 orang. Jumlah itu, sebutnya, telah sesuai dengan beban kerja yang dibutuhkan.

“Kita sudah mengajukan kebutuhan CASN di Lotim sesuai dengan beban kerja sebanyak 14 ribu orang, tinggal menunggu penetapan jumlah kouta dari pusat,” sebutnya.

Namun, tambah dia, dari total 14 ribu CASN yang diajukan ke Pemerintah Pusat, informasi awal yang didapatkan, Lotim hanya diberikan kouta 1.600 orang. Jumlah itu berdasarkan hasil penilaian dari Kemen PAN RB atas kemampuan Pemkab Lotim dalam membayar gaji ataupun tunjangan.

“Informasinya kita dapat jatah kouta 1.600 orang, karena berdasarkan penilaian hanya itu kemampuan kita,” beber Juaini.

Dari 1.600 orang tersebut teknis rekrutmennya sebagian untuk ASN PPPK dan sebagian lagi untuk ASN PNS, tetapi jumlah pasti untuk PPPK dan PNS masih dalam proses penentuan di BKPSDM. Rekrutmen calon PPPK yaitu untuk guru dan tenaga kesehatan, sementara rekrutmen untuk PNS untuk tenaga teknis.

“Yang jelas kebutuhan kouta PPPK dan PNS akan ditentukan berdasarkan analisis beban kerja yang ada,” Imbuh Juaini.li

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.