Menu

Mode Gelap

Keamanan · 7 Jul 2020 05:13 WITA ·

Lombok Timur Punya Kantor BMKG di Ruangan Sekda


					HM.Juaini Taofik Perbesar

HM.Juaini Taofik

SELONG, DS – Pemkab Lombok Timur saat ini memiliki alat Warning Receiver Sistem (WRS) atau Sistem Penerima Peringatan, yang diletakkan di ruangan Sekda.

WRS adalah alat diseminasi informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami, serta informasi BMKG lain yang digunakan BMKG Pusat untuk menyebarluaskan informasi kepada lembaga perantara.

Sederhananya, fungsi WRS adalah untuk mengetahui terjadinya gempa secara real time. Karena alat tersebut terhubung langsung dengan alat yang ada di BMKG pusat.

“Jadi kalau kita istilahkan, kantor BMKG ada di ruangan Sekda,” ucap Sekda Lombok Timur, H.M Juaini Taofik, saat ditemui wartawan di ruangannya, Senin (06/07/2020).

Alat tersebut dapat memberitahukan adanya gempa bertepatan dengan terjadinya guncangan. Berbeda dengan aplikasi BMKG yang tersedia di playstore. Yang memiliki jeda waktu antara terjadinya gempa dengan munculnya notifikasi.

Meskipun demikian, WRS yang ada diruangan Sekda tersebut, untuk sementara hanya dapat terhubungkan dengan 20 telepon pintar. Sehingga untuk menghubungkannya dengan telepon pintar, harus lebih selektif.

Sebagai langkah awal WRS tersebut, akan dihubungkan dengan telepon pintar milik Camat yang berada di kawasan pesisir. Dengan maksud, Camat setempat dapat lebih cepat mengevakuasi warga, apabila terjadi gempa yang berpotensi Tsunami.

“Kalau saya lihat, yang paling efektif itu untuk mengantisipasi Tsunami. Misalnya kita ambil yang pinggir-pinggir pantai, yang akan kita sambungkan dengan receiver yang ada di sini,” ujar Sekda.

Alat yang baru didatangkan sekitar dua minggu lalu ini, memberikan peringatan gempa dengan suara. Serta, dilengkapi peta lokasi sebaran gempa yang terjadi di seluruh Indonesia.

Sekda pun merencanakan untuk kembali ke BMKG pusat, agar kuota telepon pintar yang dapat terhubung ke WRS tersebut, ditambh.

“Nanti kita mau kembali ke BMKG. Harapan kita, di 21 Kecamatan itu ada. Karena kita kan Negara kepulauan, dampaknya tidak hanya di pinggir pantai saja,” pungkasnya. Dd

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Wagub Harap NTB Rekrut Lebih Banyak Polisi Wanita

8 Agustus 2022 - 19:05 WITA

Polda NTB Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan MXGP

22 Juni 2022 - 18:20 WITA

Aparat Gabungan Amankan Gelaran MXGP Samota Sumbawa

21 Juni 2022 - 16:26 WITA

Ciptakan Rasa Aman Puluhan Personil Polresta Mataram Amankan Konser Musik Artis Tulus

20 Juni 2022 - 08:52 WITA

Aster KSAD Minta Prajurit TNI Fokus Bantu Tingkatkan Infrastruktur Masyarakat Desa

4 Juni 2022 - 18:04 WITA

Jadi Irup Setiap Tanggal 17, Danrem Minta Personil TNI AD Pedomani Sapta Marga dan Sumpah Prajurit

18 Mei 2022 - 17:42 WITA

Trending di Keamanan