Berbagi Berita Merangkai Cerita

Limbah Galian Tambak Udang Sembalun Dibuang ke Mana? Ini Jawaban Kadis PTMPTSP

85

Muksin, Kadis PTMPTSP Lotim

SELONG, DS – Muksin, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Timur menyebutkan perizinan PT Kosambi di Desa Bilok Petung, Sembalun, hanyalah izin tambak udang. Tidak ada izin terkait penambangan. Meskipun diakui ada proses penambangan yang dilakukan dalam pembuatan kolam tambak.

“Yang namanya tambak udang kan ada kolamnya,” kata Muksin saat dijumpai Rabu (03/03).

Pembangunan tambak yang luasnya lebih dari 70 hektare ini menghasilkan banyak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) sebagai limbah penggalian kolam. Pembuangannya pun mengandalkan azas manfaat dari nilai ekonomis MBLB tersebut.

“Kalau kita menggunakan azas manfaat saja. Kalau dibuang ke laut kan tidak boleh,” ucapnya.

Ditanya terkait siapa yang bertanggungjawab memastikan limbah MBLB tersebut terbuang ke tempat yang tepat, Muksin mengatakan hal itu menjadi bagian dari tugas kepolisian.

“Dari kepolisian juga sudah turun dan pihak perusahaan sudah dipanggil oleh Polda,” terangnya.

Dikatakannya, perizinan yang dikeluarkan hanyalah AMDAL untuk tambak. Tidak dibutuhkan AMDAL penambangan dalam pengerukan kolam tambak tersebut. Karena mineral yang dihasilkan dari penggalian, hanyalah dampak dari pengerukan kolam tambak.

“Ternyata memang lokasi di sana berbukit. Sebelumnya tidak diketahui di sana ada banyak pasir, batu, krikil. Batu, krikil, dan pasir ini adalah dampak dari penambakannya,” ujarnya.

Diakui juga olehnya, PT Kosambi hingga saat ini masih mengurus proses kelengkapan perizinan tambak udangnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.