Berbagi Berita Merangkai Cerita

Lima Warga Rakyat Jelata Raih “Millenial Award 2021”, Salah Satunya Kusir Cidomo

68

FOTO. Founder dan Inisiator Komunitas Millenial NU Bintang Sembilan NTB, Akhdiansyah bersama lima warga biasa peraihbpenghargaan Millenial Award 2021.

MATARAM, DS – Komunitas Millenial NU Bintang Sembilan NTB memberikan penghargaan pada lima orang warga masyarakat biasa yang telah memberikan kontribusinya bagi sesama.

Sebanyak lima orang yang memperoleh penghargaan itu bukanlah berasal dari kalangan tokoh masyarakat maupun publik figur yang selama ini menjadi sorotan.

Kelima orang yang memperoleh Millenial Award 2021 yakni, Abraham yang bekerja sebagai kusir cidomo selama puluhan tahun di pasar Kebon Roek, Ampenan. Selanjutnya, Mastur, pedagang nasi balap Sukaraja, Ampenan sejak tahun 1993.

Berikutnya, Amaq Idi yang berdagang mie rebus di Jebak Belek, Dasan Agung sejak tahun 1967. Jamilah yang berdagang nasi bungkus di Gomong, Mataram. Serta, Kamaruddin alias Udin yang sudah membantu di kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) NTB.

“Kelimanya dipilih karena selama ini, terpantau melayani orang tanpa membeda-bedakan asal, posisi dan jabatannya. Maka, wajar dihari penuh kasih sayang ini, kami berikan mereka penghargaan atau reward,” ujar  Founder dan Inisiator Komunitas Millenial NU Bintang Sembilan NTB, Akhdiansyah, saat menyampaikan sambutannya usai penyerahan penghargaan tersebut, Minggu (14/2).

Menurut Akhdiansyah, ia mengalami betul saat menjadi aktifis mahasiswa puluhan tahun silam. Kelima orang tersebut dinilainya sangat berjasa pada lingkungan juga bagi para mahasiswa saat itu.

“Misalnya Amaq Idi ini, beliau ini sosok yang konsisten menjual mie rebus di Dasan Agung. Ini bukan soal laris atau tidaknya jualan beliau. Tapi, para anak kos seperti saya yang jauh dari orang tua dan sanak keluarga beliau perkenankan kita berhutang. Tradisi membantu sesama hingga kini yang layak kita teladani,” kata dia.

Politisi PKB itu mengungkapkan, konsistensi berdagang yang dilakukannya oleh Amaq Idi hingga kini, merupakan pembelajaran pada siapapun. Sehingga, banyak pelanggan Amaq Idi yang kini banyak yang telah menjadi orang sukses dan berhasil terus menyempatkan mengunjunginya.
 
“Saya pun yang kini diamanhkan menjadi anggota DPRD NTB juga tak lupa datang menjenguk beliau. Ini karena saya ingin bernostalgia dengan masa lalu yang banyak beliau bantu,” ungkap Akhdiansyah.

Kelima orang yang berjasa dan bukan tokoh tersebut diganjar penghargaan berupa uang, pakaian dan sertifikat.

“Mereka-mereka ini contoh sikap orang yang punya konsistensi dan ikhlas menjalankan profesinya dalam jangka waktu yang cukup lama,” tandas Akhdiansyah.RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.