Menu

Mode Gelap

Politik · 10 Mei 2019 19:19 WITA ·

Lima Pelaku Ricuh Aksi Massa di Pleno KPU Loteng Diamankan Polda NTB


					Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Nana Sudjana Perbesar

Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Nana Sudjana

MATARAM, DS – Polisi menangkap lima orang dari ratusan peserta aksi demonstrasi yang berujung anarkis di eks kantor gedung DPRD Lombok Tengah yang menjadi lokasi perhitungan pleno rekapitulasi penghitungan suara KPU setempat pada Rabu (8/5) malam, kemarin. Mereka ditangkap, lantaran menjadi pemicu aksi anarkis yang menyebabkan empat aggota Sabhara Polres Lombok Tengah yang mengamankan massa itu terluka karena terkena lemparan batu.

“Saat ini, kelimanya sudah kita amankan. Mereka kita minta keterangan guna pendalaman terkait motif dari aksi unjuk rasa yang berujung anarkis di Loteng itu,” ujar Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Nana Sudjana, menjawab wartawan usai tiba dari Loteng mengecek lokasi aksi unjuk rasa, Kamis (9/5) sore.

Nana menyatakan, massa aksi yang protes hingga berbuntut kericuhan merupakan massa pendukung salah satu calon legislatif tingkat DPRD Kabupaten Lombok Tengah. Kata Nana, massa aksi selalu mengikuti perkembangan rapat pleno dari hari pertama hingga ketiga pada Rabu (8/5) malam.

Atas kericuhan tersebut, lanjut Nana, Polda NTB telah mengamabkan lima orang yang sampai saat ini sudah dimintai keterangan dan sedang dalam pendalaman. Nana menegaskan kepolisian akan menindak pelaku yang melakukan kerusuhan.

“Dalam kontestasi biasa ada yang menang dan kalah, ini bentuk ketidakpuasan dan menduga adanya kecurangan. Sebenarnya dugaan itu bisa diselesiakan secara hukum,” tegasnya.

Kapolda mengaku, proses tahapan pemilu hingga rapat pleno rekapitulasi suara yang sedang berlangsung di NTB berjalan lancar. “Kondisi secara umum pemilu di NTB relatif kondisi,” ucapnya.

Nana menjelaskan, dari 10 kabupaten dan kota di NTB, hanya Kabupaten Lombok Tengah yang memiliki dinamika cukup panas. Hal ini menyusul kericuhan yang terjadi saat rapat pleno rekapitulasi suara di KPUD Lombok Tengah pada Rabu (8/5) malam.

“Kami dari Lombok Tengah, sebenernya tinggal satu dapil (yang menuai protes), yang lainnya lancar-lancar saja,” tandas Kapolda.RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jelang Pilkada Serentak 2024, M16 Prediksi Golkar, Gerindra dan PDIP NTB Sulit berpisah Jalan

21 Mei 2022 - 16:59 WITA

PPP NTB Siap Jadi Pemenang Pileg 2024

18 Mei 2022 - 17:49 WITA

Soal Pelayanan Mudik 2022, Puan Maharani Apresiasi Kerja Pemerintah dan TNI-Polri

17 Mei 2022 - 17:11 WITA

Isu Caleg Impor, Mik Sudi : Masyarakat Sudah Cerdas Pilih Wakil Terbukti Kerjanya

17 Mei 2022 - 07:03 WITA

Puan: Waisak Momentum Refleksikan Pentingnya Saling Membantu dan Menjaga Kerukunan

16 Mei 2022 - 17:47 WITA

Penuhi Kriteria Pemimpin, Masinton : Mbak Puan Ditempa Sejarah dan Waktu Sejak Remaja

16 Mei 2022 - 17:44 WITA

Trending di Politik