Berbagi Berita Merangkai Cerita

Libur Lebaran, Bisnis Rental Mobil di Lombok Raup Fulus Tiga Kali Lipat

0 32

MATARAM, DS – Momen Lebaran berbuah manis bagi pemilik jasa rental atau penyewaan mobil di Kota Mataram. Keuntungan yang didapat pun tiga kali lipat jika dibandingkan hari biasanya.

Hal itu disebabkan kebutuhan transportasi yang nyaman bagi masyarakat guna menunjang mobilitasnya silaturahminya bersama keluarga dirasa sangat diperlukan. Terlebih, libur Lebaran Idul Fitri kali ini dirasa lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya.

Mukhlis, salah satu sopir rental di Ampenan, mengatakan pada Lebaran tahun ini permintaan sewa mobil naik tajam dibanding hari-hari biasanya. Menurutnya, selama Lebaran ini saja, sebanyak delapan unit mobil dengan berbagai macam merk telah laku disewa. “Kami bersyukur, semua armada mobil laku di sewa. Ini saja, saya harus pulang-pergi (PP) BIL ke Pelabuhan Bangsal, KLU mengantarkan tamu,” ungkap kata Mukhlis, Selasa (27/6).

Tingginya permintaan mobil sewa membuat pihaknya menaikkan tarif. “Kalau mobil jenis Avanza ini biasanya Rp 350.000 per hari, kalau Lebaran naik menjadi Rp 500.000 per hari,” kata Mukhlis.

Sementara, untuk mobil Toyota Innova, pada hari biasa tarif sewanya hanya Rp 500.000 per hari, sedangkan pada momen Lebaran naik menjadi Rp 700.000 per hari. Jika delapan mobil itu tersewa semua, maka omzet minimal Mukhlis per hari mencapai Rp 4 juta.
Tingginya tarif sewa selama Lebaran itu tidak menyurutkan semangat penyewa menggunakan jasanya. Hal tersebut terbukti ludesnya seluruh mobil yang dimiliki perusahaan tempatnya bekerja.

Selain menyewakan secara harian, Mukhlis memiliki konsep sewa paket dengan jangka waktu pinjaman 5 sampai 10 hari. “Kalau mobil Innova lima hari tarifnya Rp 3,5 juta, kalau 10 hari tarifnya Rp 6 jutaan,” jelasnya.

Sistem sewa paket tersebut banyak digunakan penyewa untuk kebutuhan mudik Lebaran ke Bima, Sumbawa dan Bali. Bahkan ada yang ke Surabaya, Jawa Timur. “Kalau di tempat saya bekerja, polanya adalah bagi hasil (fifty-fifty) antara pemilik perusahaan rent car dan sopirnya,” tandasnya.

Hal yang sama juga dialami oleh Syamsu Dhuha, warga Ampenan, Kota Mataram lain. Menurutnya, dari tiga unit kendaraan milik perusahannya, kini habis tersewakan. “Kami sudah tidak ada stok lagi. Mobil tersewa semua,” katanya.

Syamsu juga memberlakukan penyesuaian tarif saat penyewaan dalam momen Lebaran. “Untuk Avanza kami patok dengan Rp 450.000 per hari, kalau hari biasa hanya Rp 300.000,” ujarnya.

Menyewa mobil untuk Lebaran memang telah menjadi pilihan sebagian orang. Meski harganya mahal, tapi itulah alternatif yang ada di saat sulitnya memperoleh tiket bus, kereta ataupun pesawat. Ditambah lagi dengan menggunakan mobil sewaan, keluarga bisa rekreasi di tengah-tengah perjalanan atau mengajak keluarga lainnya di kampung untuk berekreasi bersama-sama.

“Kami bersyukur, omzet Lebaran meningkat juga ditopang libur Lebaran yang panjang selama seminggu,” jelas Syamsu Dhuha.

Sementara itu, salah satu jasa rental mobil yang mengalami peningkatan order selama musim liburan ini adalah TRAC Astra Rent A Car. Hingga pekan ini, tercatata jika total kendaraan tersewa mencapai 90 persen dari ketersediaan 1.000 unit. Dari jumlah tersebut, sebagian besar yang tersewa adalah mobil untuk segmen pribadi maupun keluarga. Di luar libur Lebaran, penyewaan untuk segmen tersebut hanya berada di kisaran 20 persen.

“Namun, pada musim liburan ini, lonjakan untuk segmen personal itu meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan hari biasa,” ujar Chief Operating Officer TRAC Jacob Anthonius Margareta dalam siaran persnya yang diterima wartawan, Senin malam (26/6).

Meskipun terjadi lonjakan permintaan saat musim liburan, TRAC tak menyiapkan secara khusus penambahan unit kendaraan. Sebab, lonjakan tersebut telah diprediksi jauh-jauh hari.

Jacob menuturkan, konsumen TRAC umumnya telah memesan sejak satu bulan sebelum hari H Lebaran.”Biasanya tren pemesanan masih berlanjut hingga H-1. Itu disebabkan ada warga yang planning dadakan atau tiket pesawat yang diinginkan habis atau harganya terlalu tinggi,” jelasnya.

Kendaraan yang menjadi primadona masyarakat adalah jenis multi purpose vehicle (MPV). Untuk libur Lebaran kali ini, TRAC mengalokasikan tipe MPV hingga 95 persen dari total unit. Sedangkan sisanya, adalah tipe kelas atas (luxury).

Jacob mengklaim, meskipun jumlah pesanan melonjak, pihaknya tetap menetapkan harga sewa secara normal. Dimana, untuk harga paket sewa kendaraan Avanza selama tujuh hari seharga Rp 3,8 juta. “Itu termasuk asuransi kendaraan serta penumpang, layanan kontak 24 jam, dan unit pengganti jika ada masalah,” katanya.

Jacob menambahkan, mobil TRAC paling laris di Jakarta dan Surabaya, sebagai titik awal penyewaan. Sementara itu, kota tujuan favorit antara lain Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Bali. FAHRUL

Leave A Reply