Membangun Masyarakat Cerdas dan Berwawasan Luas

Launching Kampung Tangguh, Wagub Berikan Pujian untuk Lombok Timur

36

SELONG, DS – Sinergitas TNI dan Polri dalam mewujudkan ketahanan pangan Nasional, sangat terlihat pada launching Kampung Tangguh yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia Kamis (09/07/2020). Di NTB, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, mendapat kehormatan dijadikan sebagai lokasi launching Kampung Tangguh.

Launching Kampung Tangguh tersebut, dihadiri langsung oleh Kapolda NTB, Danrem 162/Wira Bhakti, Wakil Gubernur NTB, Bupati Lombok Timur, serta Pimpinan OPD Lombok Timur.

Pada kesempatan tersebut dilakukan tebar benih, panen raya ikan, dan padi serentak se-Indonesia secara virtual. Serta pemutaran film tentang Program Kampung tangguh.

Selain itu, dilakukan juga virtual live Panglima TNI, dan Kapolri, untuk mendengar pemaparan tentang Kampung Tangguh Nusantara.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Cahyanto, memaparkan kegiatan panen raya secara serentak di seluruh Indonesia menjadi bukti kesungguhan TNI dan Polri, mendukung pemerintah mewujudkan ketahanan pangan Nasional.

Launching Program Kampung Tangguh juga sebagai upaya membantu pemerintah dalam mengurangi dampak penurunan ekonomi yang terjadi akibat pandemi Covid-19.

“Untuk menekan dampak Covid-19, TNI dan Polri menginisiasi Kampung Tangguh Nusantara. Yang dilaksanakan di seluruh Kodam, dan Polda se-Indonesia,” ujar Panglima.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Siti Rohmi Djalilah, dalam sambutannya mengapresiasi Pemkab Lombok Timur yang mampu menjalankan program pemerintah pusat dengan baik. Meskipun, Lombok Timur merupakan Kabupaten dengan penduduk terbanyak di NTB.

Dimasa sulit akibat dampak pandemi Covid-19 ini, Wagub menyebut masih adanya pekerjaan rumah (PR) yang harus dituntaskan bersama. Karena masih adanya potensi penularan Covid-19 di NTB.

“NTB bisa dibilang membaik. Tapi, masih ada PR yang harus kita sikapi bersama. Yaitu merubah yang merah menjadi orange, yang orange menjadi kuning, dan yang kuning menjadi hijau,” ucap Wagub.

Menurutnya, hal yang tersulit adalah mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan dalam aktifitas sehari-hari. Meskipun demikian, TNI dan Polri terus membantu pemerintah sebagai lini terdepan dalam mengedukasi masyarakat.

“Faktor tersulit ialah mengedukasi masyarakat. Namun TNI, Polri, beserta jajarannya telah membantu kita sebagai lini terdepan,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pemberian bantuan secara sombolis kepada 2000 penerima manfaat, oleh panglima TNI dan Kapolri. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.