Laskan Sasak Bagikan 10.000 Liter Desinfektan ke Tujuh Desa di Lotim

2 min read

MATARAM, DS – Laskar Sasak mengedukasi warga untuk mencegah pandemi corona dengan turun langsung ke lapangan dan kampanye lewat media di 7 desa di Lombok Timur.

‘’Kita tergerak untuk menginisiasi dan mengedukasi masyarakat terkait ancaman wabah COVID 19 yang memprihatinkan ini dan juga agarf masyarakat tetap sehat dan sejahtera,’’ kata Ketua Laskar Sasak, Lalu Taharuddin.

Sejak tanggal 5 dan 6 Maret, Laskar Sasak turun ke lapangan memberikan semacam penyuluhan dan pemasangan spanduk, baliho di tempat strategis tentang pencegahan COVID 19. ‘’Kita sebar ke berbagai lokasi,’’ ujarnya.

Memang informasi tentang pencegahan COVID 19, di masyarakat sangat beragam. Oleh karena itu, Laskar Sasak ikut mengeduasi dan terlibat untuk penyemprotan disinfektan. ‘’Penyemprotan disinfektan ini merupakan salah satu upaya mencegah virus Corona di rumah dan lingkungan warga,’’ katanya.

Di Lombok Timur, beberapa anggota Laskar Sasak yang dulu pernah bekerja di Rumah sakit dan hotel di Bali membuat sendiri cairan disinfektan yang standar. Setelah itu anggota Laskar Sasak mendistribusikan ke dusun-dusun yang membutuhkan di 7 desa dan masyarakat bersama Laskar Sasak gotong royong menyemprotkan cairan disinfektan tersebut.

Penyebaran cairan disinfektan dan penyemprotannya bekerjasama dengan pihak Desa, Polmas, Babinsa dan pihak terkait lainnya. Tujuannya untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi dengan warga.
Tanggal 4 April lalu, bertempat di Batu Mora Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur menurut Wakil Ketua Laskar Sasak, Lalu Wirasangkana yang dituakan dan biasa di panggil Miq Kane pihaknya telah membuat 10.000 liter cairan disinfektan bersama pemuda yang bekerja sukarela. ‘’Kita sukarela, tidak ada uang rokok dan uang bensin,’’ tandasnya.

Hasil koordinasi dengan TNI, Polri dan pemangku pemerintah terkait Posko Covid Laskar Sasak di Kabupaten Lombok Timur, Posko siap jemput bola dengan mengirim cairan disinfektan ke seluruh wilayah yang membutuhkan.

Tujuh desa yang disemprot desinfektan, yaitu : desa bintang Rinjani kecamatan suralaga, desa Gelora kecamatan Sikur, desa Embung Raja kecamatan Terara, desa Darma Sari kecamatan Sikur, desa Peresak kecamatan Sakra, desa Kabar kecamatan Sakra dan desa Montong Baan induk.

‘’Masyarakat juga bisa mengambil sendiri ke Posko Laskar Sasak dengan membawa identitas diri, nanti juga akan diberitahukan cara pemakaiannya, kita edukasi,’’ kata Miq Kane seraya menambahkan untuk pemasangan spanduk, baliho dan alat peraga lainnya, pemuda di masing-masing lokasi juga terlibat dalam pemasangannya.

Ke depan, Laskar Sasak mengharapkan agar masyarakat tetap mematuhi apa yang disampaikan pemerintah terkait COVID 19, baik itu jaga jarak, bekerja dari rumah dan lain-lain termasuk bagi yang ODP, PDP sehingga mudah mengatasinya. ‘’Kita harus bersatu melwan Corona, kata Ketua Laskar Sasak, Lalu Taharuddin. RUL

Tinggalkan Balasan