Berbagi Berita Merangkai Cerita

Langgar Aturan Karantina, DPRD Minta Satgas Covid-19 NTB Tak Kompromi Pejabat Pemprov

33

FOTO. HL. Pelita Putra. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB HL. Pelita Putra mengingatkan agar aturan karantina bagi siapapun yang baru datang dari luar negeri dijalankan secara tegas.

Menurut Politisi PKB itu, kepergian Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB, H Ridwansyah, ke Abu Dhabi pada tanggal 11 dan 12 Desember, sangat disayangkan. Sebab, pejabat kesayangan Gubernur Zulkiefimansyah itu, diduga tidak melakukan karantina selama 10 hari. Ridwan justru langsung mendampingi Gubernur NTB H Zulkieflimansyah menemui Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri Airlangga Hartarto di Jakarta, Senin (13/12) lalu.

“Kita minta Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov NTB tegas. Proses karantina bagi siapa saja yang memasuki wilayah Indonesia dari luar negeri, baik itu WNI maupun WNA, wajib dilakukan. Jangan ada kompromi terhadap aturan karantina orang yang baru saja melakukan perjalanan internasional,” tegas Pelita pada wartawan, Kamis (16/12).

Pelita menegaskan semua yang datang ke Indonesia dari luar negeri wajib melakukan karantina berdasarkan aturan Satgas Penanganan Covid-19.

Ia pun menilai berbagai kejadian pelanggaran karantina sebagai persoalan serius. Apalagi, diketahui ada sejumlah kasus pelanggaran karantina yang terjadi belakangan ini.

“Saya berharap Satgas Covid-19 melakukan pengawasan lebih maksimal agar tidak ada lagi yang lolos dari kewajiban karantina usai perjalanan dari luar negeri,” kata Pelita. “Intinya, kita desak dan meminta pertanggungjawaban Satgas Penanganan Covid-19 bersama instansi-instansi terkait untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran protokol kesehatan oleh pelaku perjalanan internasional,” sambung dia.

Informasi kegiatan Ridwan di Jakarta disampaikan akun ofisial Biro Administrasi Pimpinan Setda NTB di Instagram. Admin Biro Adpim mengunggah tiga foto.

Dua di antaranya menunjukkan keberadaan Ridwan bersama Gubernur Zul dan Menko Airlangga.
Selain itu, di foto terakhir terlihat juga Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer. Ridwan Syah maupun Abdulbar diketahui berangkat ke Abu Dhabi akhir pekan kemarin. Menemui Stefano Demonicali, Presiden dan CEO Formula 1.

Ridwan seharusnya langsung melakukan karantina setelah pulang dari Abu Dhabi. Berdasarkan adendum Surat Edaran Satgas Covid Nomor 23 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional.

Disebutkan dalam aturan yang berlaku efektif dari 3 Desember, seluruh pelaku perjalanan internasional berstatus WNI maupun WNA, wajib melakukan karantina 10×24 jam. Disertai dengan tes ulang RT-PCR.

Dugaan pelanggaran aturan karantina ditanggapi Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi. Gita menyebut akan mendalami lebih dulu hal tersebut. ”Kalau dugaannya seperti itu, coba kita dalami dulu,” kata Sekda di gedung dewan, Rabu (15/12).

Regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat, sudah seharusnya ditaati seluruh pihak. Apalagi kebijakan karantina selama 10 hari dikeluarkan untuk merespons penyebaran virus varian covid baru di sejumlah negara.

Gita menegaskan, sebagai ASN seharusnya menjadi contoh untuk masyarakat. ”Tetap ASN itu menjadi contoh. Nanti kita lihat lagi,” tegas Sekda.

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, aturan karantina diberlakukan untuk keselamatan bersama.

Ia mengingatkan soal risiko penularan covid di masa pandemi, terutama dengan munculnya varian baru virus korona. Sehingga untuk upaya pencegahan dan antisipasi, seluruh pelaku perjalanan dari luar negeri, diharapkan bisa mengikuti aturan karantina.

”Begitu tiba dari luar negeri, itu harus langsung karantina,” sebut Nadia dalam siaran tertulisnya

Mengenai dugaan pelanggaran karantina yang dilakukan pejabat Pemprov NTB, Nadia menyerahkannya kepada satgas daerah. ”Di cek lagi nanti ke satgas setempat,” tandas Nadia. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.