Berbagi Berita Merangkai Cerita

Lalu Rudy Tak Gentar Hadapi Ahyar

0 30

MATARAM, DS – Mantan Komandan Korem (Danrem) 162/Wira Bhakti, Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede, tak gentar menghadapi Ahyar Abduh. Ia optimis dapat melenggang menjadi bakal calon gubernur (Bacagub) NTB yang diusung empat parpol yang tergabung koalisi Poros Tengah PPP, PAN, PKB dan Hanura.

Lalu Rudy yang kini menjabat Irdam IX/Udayana, menegaskan, tak gentar bersaing dengan figur-figur lainnya yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran sebagai Bacagub dalam Pilkada kali ini, diantaranya Walikota Mataram H. Ahyar Abduh. Pasalnya, komunikasi dengan para rivalnya juga intensif dilakukannya.

“Saya sangat optimis, saya datang ke sini sebagai bukti keseriusan saya, kalau saya pesimis, ngapain mendaftar. Jadi saya kira posisinya semua masih cair semua, masih banyak pilihan. Kalau mau bicara profesional dan proporsional, nanti akan kita lihat pada proses penyampaian visi-misi untuk membangun NTB,” tegas Lalu Rudy menjawab wartawan usai mengembalikan formulir pendaftaran Bacagub ke kantor DPW PKB NTB, Jumat (28/4).

Lalu Rudy yang datang bersama tim suksesnya sekitar pukul 15.00 Wita mengatakan, akan siap mengikuti proses dan mekanisme resmi yang diatur oleh masing-masing partai yang tergabung dalam koalisi poros tengah. Bahkan, pasca pengembalian formulir pendaftaran, dirinya akan siap menindaklanjutinya dengan komunikasi-komunikasi politik secara informal dengan para petinggi partai, baik di tingkat daerah maupun level DPP di Jakarta untuk semua parpol Poros Tengah.

“Tadi, proses pendaftaran sudah saya lakukan. Selanjutnya, tugas saya harus berkomunikasi dengan partai, tanpa melewati mekanisme resmi yang ada. Saya menawarkan diri untuk dapat didukung membangun NTB karena provinsi NTB yang sudah berkembang pesat pembangunannya ini, sayang jika tidak dilanjutkan sehingga NTB harus menjadi rumah yang aman bagi siapapun,” ujar Lalu Rudy.

Terkait bakal calon wakil gubernur pendampingnya. ia akan siap duduk bareng bersama parpol Poros Tengah untuk membicarakan siapa figur yang tepat mendampinginya.

“Tentunya, saya tidak bisa sendiri. Saya akan buka ruang pada parpol Poros Tengah mencari siapa figur yang tepat untuk kita godok bersama-sama. Yang jelas, faktor geopolitik kewilayahan harus juga dikedepankan,” tandasnya.

Terpisah, juru bicara Tim Pemenangan Lalu Rudy, Lalu Wiratmaja atau yang dikenal Mamik Ngoh, mengaku kedatangannya ke PKB lebih pada pertimbangan Lalu Rudy adalah lahir dari keturunan Nahdatul Ulama (NU). Bahkan, ayah Lalu Rudy merupakan bekas pengurus teras NU Lombok Tengah.

“Jadi, darah Lalu Rudy adalah NU, dan NU itu yang melahirkan PKB. Saya dan Pak Rudy seakan kembali ke rumah sendiri. Disinilah keistimewaan PKB dibandingkan parpol lainnya,” kata Mantan Bupati Loteng itu.

Sementara itu, Sekretaris DPW PKB NTB Ahmad Akhdiyansyah MHI memastikan, jika proses pendaftaran yang dilakukan PKB terbuka dan bisa di akses oleh siapapun. “Kami tidak akan pernah menutup-nutupi proses penjaringan hingga penentuan bakal calon gubernur yang akan diusung,” tegasnya.

Yongki –panggilan akrabnya mengaku, mekanisme selanjutnya pasca pengembalian formulir, pihaknya akan melakukan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) yang akan dihadiri oleh seluruh pengurus DPC PKB di NTB. Selain itu, pihaknya akan pula melakukan verifikasi keabsahan, baik faktual dan administrasi terhadap para figur yang telah mengembalikan formulir pendaftaran sebagai Bacagub dan Bacawagub itu.

“Kami di Desk Pilkada DPW PKB akan melakukan penjaringan secara transparan dan berkeadilan. Sehingga, tidak ada satupun bakal calon yang akan dianak emaskan dalam proses penjaringan tersebut,” ujarnya.

Akhdiyansyah menambahkan, semua proses penjaringan itu merujuk mekanisme yang diatur dalam juklak dan juknis partai. “Tapi sekali lagi, keputusan final ada di DPP. Jadi tidak ada monopoli, kita terbuka, boleh melakukan treking. Karena kita ini bukan ansih soal cari pemimpin, tapi kami memberikan pendidikan politik,” tandasnya.

Sebelumnya, Walikota Ahyar Abduh juga menyampaikan tak kalah optimisnya mendapatkan dukungan poros tengah. Bahkan Ahyar mengaku dirinya akan melakukan apapun untuk mendapatkan dukungan. “Tekad saya sengat sungguh-sungguh untuk bagaimana caranya saya didukung koalisi poros tengah. Pokoknya koalisi poros tengah ini harus saya dapatkan untuk mengusung saya,” tegas Ahyar.
Selain mengikuti proses formal, Ahyar juga mengaku akan menempuh pintu-pintu loby, bahkan sampai tingkat DPP.fahrul

Leave A Reply