Berbagi Berita Merangkai Cerita

Lakukan Penyemprotan di Tiga Pasar Tradisional di Mataram, Cara Pemprov Cegah COVID-19

0 10

MATARAM, DS – Pemprov NTB bersama Pemkot Mataram, jajaran TNI, Polri dan relawan bersinergi melakukan penyemprotan disinfektan di tiga lokasi keramaian masyarakat di Kota Mataram masing-masing Pasar Cakranegara, Pasar Pagesangan dan Pasar Karang Jasi.
Langkah itu dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang kini meluas.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan bahwa pencegahan yang dilakukan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di fasilitas publik dan tempat-tempat keramaian merupakan sebuah keharusan. Hanya saja, program ini akan lebih maksimal jika masyarakat ikut berpartisipasi dengan tetap mengikuti aturan yang ada.

“Yang paling utama adalah waspada, hati-hati, karena virus Corona itu telah berada di sekitar kita. Oleh karena itu, penyemprotan disinfektan ini sangat diperlukan,” ujar Gubernur dalam sambutannya, Jumat (27/3).

Zul mengatakan meski telah ada dua warga NTB yang positif Covid-19, masyarakat di wilayahnya tidak cemas dan takut berlebihan terhadap pandemi ini. Hanya saja masyarakat harus tetap mengedepankan kewaspadaan dan menjalani hidup dengan penuh kebersihan.

“Jangan sampai masyarakat menjadi sakit justru karena katakutan dan kekhawatiran yang berlebihan,” tegas Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Zul mengapresiasi seluruh petugas dan relawan yang ikut dalam kegiatan penyemprotan kali ini. Sehingga, Ia berharap masyarakat menyadari betapa pentingnya menjaga kebersihan.

“Kepada masyarakat agar tetap waspada, hati-hati, di sisi yang lain, kita juga harus menyadarkan masyarakat agar tidak cemas, tidak takut, dan tetap menjaga kebugaran tubuh,” kata Gubernur.

Sementara itu Assisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang mengatakan bahwa kegiatan penyemprotan dan sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat terhindar dari virus corona. Ia meminta masyarakat untuk mentaati imbauan pemerintah agar terhindar dari pandemi ini.

“Mari masyarakat, kita berjuang untuk melawan COVID-19 ini, tetap jaga jarak (phisycal distancing). Ini penting karena kita ingin kehidupan kita berlanjut,” kata Lalu Martawang seraya berharap Kota Mataram dapat menjadi pionir dalam pencegahan wabah virus Corona ini.

Kegiatan penyemprotan ini dilaksanakan oleh 12 orang petugas inti yang dibagi menjadi tiga tim. Penyemprotan menyisir seluruh kios yang berada di pasar-pasar tersebut.

Salah seorang warga Mayura, Cakranegara, Komang Suartana mengatakan bahwa kegiatan ini sangat diperlukan oleh masyarakat untuk mencegah penyebaran virus Corona di wilayah Pasar Cakranegara. Dengan begitu, perekonomian yang ada di tempat ini dapat berjalan lancar.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah karena telah diperhatikan seperti ini, kami berharap wabah ini segera berakhir agar perekonomian kembali normal,” tandas Komang. RUL.

Leave A Reply