Menu

Mode Gelap

Pemerintah · 18 Jan 2019 20:40 WITA ·

Lagi, Pembangunan RIKO di KLU


					Wagub NTB didampingi Bupati KLU saat peletakan batu pertama pembangunan RIKO di KLU Perbesar

Wagub NTB didampingi Bupati KLU saat peletakan batu pertama pembangunan RIKO di KLU

TANJUNG,DS-Komitmen pemerintah dalam membantu korban gempa di NTB itu, merupakan komitmen yang pasti ditunaikan. Buktinya sudah 80 persen dana bantuan sudah masuk ke dalam rekening masyarakat.

 Demikian disampaikan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd, saat menghadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan RIKO (RUMAH INSTAN SEHAT KONVESIONAL) di Dusun Karang Subagan Daya Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang dan Desa Salut Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara. Desa Pemenang Barat, Kabupaten Lombok Utara, Jum’at (18/1/19).

 Acara ini  dihadiri Bupati kabupaten Lombok Utara, beberapa jajaran OPD Pemda Kabupaten Lombok Utara, Camat Pemenang dan Kades Pemenang Barat beserta para Pokmas yang berada di wilayah Pemenang barat

 Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, menyampaikan peletakan batu pertama kali ini merupakan peletakan batu pertama dalam pembangunan 118 rumah di sekitar lokasi tersebut. Kecamatan Pemenang saja sudah dimulai peletakan batu pertama sebanyak 88 rumah, kemudian akan dilanjutkan di Malaka berupa peletakan batu pertama untuk 100 rumah. Khusus di Desa Pemenang Barat, sampai bulan Januari sudah hampir rampung 813 rumah.

 Wagub NTB, Hj. Rohmi Djalillah, menghimbau kepada seluruh masyarakat yang telah menerima dana melalalui rekeningnya untuk segera membentuk pokmas sehingga proses pembangunan rumah menjadi lebih cepat.

 Selain itu, Wagub juga mengimbau camat setempat untuk mengidentifikasi dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk segera membuat pokmas agar masyarakat dapat membangun rumah layak huni.

 Hj. Rohmi juga mengingatkan kepada masyarakat NTB agar menyadari bahwa, daerah kita memiliki potensi gempa yang tinggi. Oleh karena itu, pemerintah membangun hunian tetap dengan syarat, hunian tersebut wajib tahan gempa. Hal ini tentunya bukan untuk mempersulit, tetapi semata – mata agar ketika bencana gempa kembali terjadi, rumah tersebut tidak roboh lagi.hm

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Parade Defile Meriahkan Pembukaan Latsitarda Nusantara XLll Tahun 2022

14 Mei 2022 - 21:48 WITA

Keberagaman NTB Bekal Penting Bagi Peserta Latsitarda Nusantara ke-42

14 Mei 2022 - 19:29 WITA

Wagub Ajak Peserta Latsitardanus Berbaur dengan Masyarakat

11 Mei 2022 - 20:10 WITA

Jembatan Putus di Pemoles Segera Dibenahi, Gubernur Zul : Mindset Pejabat Kita Ubah

9 Mei 2022 - 18:01 WITA

Gubernur NTB Harap NWDI Punya Gambaran Masa Depan

9 Mei 2022 - 11:37 WITA

PMI NTB Dominasi Penerbangan Internasional Perdana di Bandara Lombok

4 Mei 2022 - 18:02 WITA

Trending di Pemerintah