Berbagi Berita Merangkai Cerita

Lagi, Iswandi jadi PLH Sekda NTB

0 11

MATARAM, DS – Gubernur NTB Zulkieflimansyah menunjuk pelaksana harian (PLH) Sekretaris Daerah (Sekda NTB) H. Iswandi untuk melanjutkan pengabdiannya. Penunjukkan Iswandi untuk kesekian kali itu penetapan Sekda definitif oleh Pemerintah Pusat belum kunjung dilakukan.

“Ngapain kita mesti ribut, enggak ada kekosongan jabatan itu. Saya sudah mengusulkan pak Iswandi sebagai PLH Sekda NTB lanjutan, karena tiga besar nama yang dikirimkan untuk jadi satu nama dikercutukan belum saya terima SK definitifnya,” ujar Gubernur menjawab wartawan usai menghadiri sidang paripurna dalam rangka HUT NTB ke-61 di Kantor DPRD NTB, Senin (16/12).

Menurut Zul, dirinya hingga kini terus menjalin komunikasi dengan pihak Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Meski demikian, proses definitif Sekda itu merupakan hak dan wewenang pemerintah pusat.

“Kalau bolanya di saya, sore ini bisa saya putuskan langsung. Tapi, karena di pusat prosesnya, tentu akan banyak pertimbangan dan pengkajian yang dilakukan. Santai saja lah, jangan terlalu ribut-ribut kayak sekarang. Toh, pejabat PLH Sekda sudah saya usulkan sebagai langkah antisipasi agar tidak ada kekosongan jabatan,” tegas Gubernur.

Diketahui, tiga nama Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya yang dihasilkan oleh Pansel telah diajukan gubernur ke Kemendagri beberapa waktu lalu itu. Nantinya, sesuai Standar Operational Procedur (SOP) untuk pemilihan Sekda tingkat provinsi akan diproses oleh TPA. Di mana, TPA tersebut penanggungjawabnya adalah Presiden.

Oleh karena itu, Gubernur meminta masyarakat untuk bersabar terkait proses Sekda Definitif yang masih berproses di Kemendagri itu. Kata Zul, tim pusat tentu akan melakukan pengkajian atas adanya masukan-masukan terkait rekam jejak tiga orang calon Sekda NTB itu.

“Finalnya, tetap keputusan ada di Pak Presiden. Nah, pak Presiden juga enggak bisa rapat mendadak kayak kita, sehingga tentu akan ditunggu kelapangan waktu beliau (Presiden). Apalagi, agenda saat ini, sedang padat-padatnya di akhir tahun. Jadi, ya sabar aja,” tandas Zul.

Gubernur berharap belum rampungnya siapa calon Sekda definitif itu tidak menghambat urusa pelayanan pada masyarakat. Sebab, baik antara dirinya dan Wakil Gubernur masih mampu melaksanakan urusan pemerintahan sesuai target dan program yang sudah dicanangkan.

“Saya enggak mau energi kita hanya fokus pada urusan Sekda definitif yang masih berproses di pusat itu. Pokoknya, jangan sampai menyita waktu dan energi kita semua. Toh, masih ada gubernur dan wagub yang masih sehat menjalankan aktifitas kesehariannya,” pungkas Zul. RUL.

Leave A Reply