Berbagi Berita Merangkai Cerita

Kontribusi Dongkrak IPM, RSUD Selong Siap Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

25

Tantowi

SELONG, DS – RSUD dr. Soedjono Selong siapkan fasilitas kesehatan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan 2021, fasilitas kesehatan berupa pusat layanan ibu dan anak akan dibangun untuk mendukung langkah ini.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Soedjono Selong, dr. Tantowi Jauhari menyebutkan pihaknya terus menjalin komunikasi dengan kementerian kesehatan. Berbagai data pendukung telah diserahkan sebagai bahan pertimbangan agar dapat bantuan alat kesehatan.

“Kita harus siapkan dengan baik, supaya bisa menjemput fasilitas kesehatan yang disiapkan. Termasuk fisik bangunan yang akan kita bangun,” terang Tantowi.

Tak tanggung-tanggung, anggaran sebesar Rp. 55 miliar telah disiapkan untuk membangun fasilitas pelayanan ibu dan anak ini. Tentunya, jumlah dokter di Lombok Timur cukup memadai untuk mewujudkan pusat layanan ini.

“Dokter konsultan obgyn ada, dokter kandungan kita lebih dari cukup, dokter anastesi 3 orang,” rincinya.

Diakuinya, pencegahan kematian ibu dan bayi harus dilaksanakan secara terintegrasi dengan membangun jejaring kuat bersama layanan kesehatan lainnya. Agar pencegahan dapat dilakukan dari hulu.

“Kalo fasilitas berjalan mulai 2021. Yang bisa kita siapkan adalah SDM dan regulasinya. Di akhir 2021, bangunannya jadi, SDM siap, jejaring kuat,” yakinnya.

Selain itu, pada 2022 pusat pusat penanganan jantung (cardiac center) dan pusat penanganan syaraf (stroke center) akan dibangun di rumah sakit bertype B ini. Apalagi jumlah penderita jantung dan stroke di Lombok Timur terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Itu sifatnya emergency, dan berkaitan dengan nyawa,” pungkasnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.