Berbagi Berita Merangkai Cerita

KONI NTB dan NTT Sepakat jadi Tuan Rumah Bersama PON XXII 2028

25

FOTO. Ketua KONI NTB Andy Hadianto saat bersama pengurus KONI NTT. (FOTO. HUMAS KONI NTB/DS).

MATARAM, DS – Dua pengurus KONI, yakni Provinsi NTB dan NTT akhirnya bersepakat untuk mengajukan diri menjadi tuan rumah bersama PON XXII yang akan dilaksanakan pada 2028.

Kesepakatan itu terjalin saat rapat terbatas antara KONI NTT dan KONI NTB di salah satu hotel di Kupang pada Minggu (20/12) malam. Rapat tersebut dihadiri dan dipimpin oleh Ketua umum KONI NTB Andy Hadianto dan didampingi Ketua Umum KONI NTT, Andre Koreh serta dihadiri oleh sejumlah pengurus KONI dan Dispora NTT.

“Alhamdulillah, kami sudah sepakat untuk nanti antara NTB dan NTT akan menjadi tuan rumah bersama PON XXII 2028 nanti,” ujar Ketua umum KONI NTB Andy Hadianto yang dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (21/12).

Andi mengatakan, niat menjadi tuan rumah PON XXII dilakukan berdasarkan penawaran dari Menpora RI Zainudin Amali.

“Bulan lalu Menpora tiba-tiba datang ke Kantor KONI NTB. Di situ dia langsung minta agar NTB gandeng NTT jadi tuan rumah PON. Hal ini sangat sesuai dengan cita-cita kami,” kata Andy.

Dengan perintah ini, kata Andy, pihaknya langsung menghubungi KONI NTT dan disambut positif. “Saya pikir tuan rumah bersama ini tidak bisa ditawar lagi. Harus jadi. Kita bisa jual sport tourism ke provinsi lain saat penawaran. NTB dan NTT punya obyek wisata yang luar biasa. Itu tidak ada di daerah lain,” ucap Andy.

Sementara itu, Ketua KONI NTT Andre Koreh menyatakan, bahwa sebenarnya wacana soal pengabungan tuan rumah PON XXII 2028 sudah dibicarakan sejak 2019. Bahakan Gubernur NTT Viktor B Laiskodat sendiri juga justru sudah sepakat.

“Beliau meminta agar instansi terkait untuk menyusun grand desain jika memang NTT sendiri ingin menjadi tuan rumah PON di tahun 2028,” ungkap dia.

Andre yang pernah menjabat sebagai kadis PUPR NTT itu menambahkan bahwa untuk menjadi tuan rumah, tentu membutuhkan persiapan jauh-jauh hari. Mulai dari pembinaan atletnya, lalu fasilitas dan berbagai hal lainnya.

“Dengan kedatangan KONI NTB ke sini maka ini menjadi hal positif untuk dibicarakan apa saja yang diperlukan jika menjadi tuan rumah nanti. Karena memang semuanya tidak butuh mendadak, dan membutuhkan proses yang mendadak,” tegas Andre.

Tak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa jika ingin menjadi tuan rumah tidak hanya fasilitas dan persiapan atletnya saja, tetapi juga harus ada nilai tambah yang akan diperoleh setelah pelaksanaan itu.

“Oleh karena itu baik sumber daya manusia, sarana prasarana harus disiapkan sejak dini mulai saat ini,” tandas Andre Koreh.

Untuk selanjutnya baik KONI NTT dan NTB akan membuat tim sukses untuk meloloskan rencana tersebut. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.