Berbagi Berita Merangkai Cerita

KLU Target Tumbuhkan 10 Ribu Wirausaha Baru

0 20

KLU,DS-Bupati KLU, H.Najmul Akhyar menceritakan pernah merencanakan Wira Usaha Baru (WUB) dengan program bantuan Rp 3 juta per WUB. Program itu sudah dianggarkan sejak tahun pertama sebesar Rp 15 M setiap tahun.

Disela-sela meresmikan embung pertanian sekaligus penyerahan alat dan mesin pertanian tahun 2019 dirangkai dengan penyerahan buku rekening kepada kelompok penerima manfaat RJIT, Kamis (13/2/2020), Bupati Najmul mengemukakan, dana yang dibutuhkan sekira Rp 30 M. Tapi setelah dianggarkan muncul persoalan baru dengan terbitnya Keputusan Menteri Dalam Negeri yang isinya bahwa pemberian bantuan tidak diperbolehkan dalam bentuk uang. Opsi yang diperkenankan yaitu bantuan hanya boleh diberikan dalam bentuk barang.

“Maka kemudian saya kumpulkan semua kepala dinas memberikan penjelasan agar tidak melanggar aturan walaupun sebetulnya kita sudah usahakan. Maka, solusinya kita harus cari cara lain,” beber Bupati Najmul.

Solusi yang diambil, Pemda menyerahkan bantuan dalam bentuk barang. Di antara jenis-jenis barang yang diberikan kepada masyarakat lewat program WUB tersebut termasuk alat-alat pertanian guna menindaklanjuti usaha-usaha pertanian masyarakat.

Dijelaskan Sekjen Apkasi ini, pembelian mesin, alat-alat pertanian dan barang-barang lainnya merupakan replikasi dari program WUB. Sehingga bantuan diberikan berupa bibit ayam, 16 ribu stuk madu dengan biaya Rp 14 M. Kata Doktor Ilmu Hukum ini, dibandingkan dengan program awal di mana target capaiannya ditetapkan hanya 10 ribu WUB, kenyataannya masyarakat yang menerima bantuan barang sudah melebihi 25 ribu orang, “Termasuk yang kita serakan kepada bapak-bapak kelompok tani di sini,” tutur Bupati Najmul.

Dengan memberi bantuan barang, lanjut dia, anggaran yang dihabiskan di Dinas Pertanian saja sudah lebih dari Rp 45 M. Barang-barang yang dibeli dengan anggaran ini semuanya sudah diberikan kepada masyarakat. Belum lagi di dinas-dinas lain dengan jumlah pagu anggaran lebih besar dengan kisaran Rp 60-70 M.

“Jadi, anggaran program WUB ini dua kali lipat lebih besar dari anggaran yang kita rencanakan awalnya. Wujud bantuannya memang dalam bentuk barang. Dan, harapan kita mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya terutama kelompok tani di sini. Jangan kita anggap pertanian itu bukan usaha, usaha dalam arti meningkatkan penghasilan,” harap bupati sembari memberi motivasi kepada para anggota Poktan.hm

Leave A Reply