Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 9 Sep 2019 05:13 WITA ·

KLU Tambah 400 Personil TNI


					Wabup ketika jadi pembina apel penerimaan 400 personil TNI di KLU Perbesar

Wabup ketika jadi pembina apel penerimaan 400 personil TNI di KLU

Bayan, DS – Apel penerimaan penanganan bencana percepatan Rumah Tahan Gempa, berlangsung di Lapangan Anyar, Jumat (6/9). Apel itu terkait tambahan energi 400 personel untuk percepatan RTG penanggulangan bencana.

Bertindak sebagai pembina apel Wakil Bupati Lombok Utara H. Sarifudin, SH. MH bersama Komandan Resort Militer 162/Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani. Hadir pula Plt. Kasat Pol PP dan Damkar Albayani, S.Sos, Asisten Bidang Pemerintahan Kawit Sasmita, SH., Camat Bayan Intiha, S. IP, Unsur Kodim 1606 Lobar, unsur Polres Lombok Utara, unsur BPBD, tokoh masyarakat, serta para prajurit marinir dan Zeni Konstruksi (Zikon) 18.

Usai menjadi pembina apel, di hadapan awak media Wabup Sarif mengatakan Pemerintah Daerah berterima kasih diberikan tambahan energi 400 personel untuk percepatan RTG penanggulangan bencana.

“Adanya pasukan yang melancarkan penanganan bencana khususnya percepatan RTG menjadi penyemangat bagi kami di daerah untuk segera menyelesaikan rehab rekon RTG warga,” tutur Wabup yang baru beberapa saat pulang dari ibadah haji itu.

Ketika ditanyakan mengapa pemerintah memrioritaskan Kecamatan Kayangan dan Bayan, Wabup mengemukakan karena jauh dari layanan publik dan perkembangan penanganan gempa maka salah satu cara hal inilah yang menjadi satu cara untuk mengejar ketertinggalan dari kecamatan lain.

Danrem 162/Wira Bhakti, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, di hadapan prajurit TNI  berharap prajurit menghargai kultur budaya tempat ditugaskan dan berbuat baik untuk kemanusiaan.

“Seperti pepatah: dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Jadi, hargai adat istiadat yang ada di wilayah bekerja, mendekati tokoh masyarakat, berkomunikasi yang baik. Jangan ada benturan fisik maupun apapun juga. Kalau ada kendala tolong nanti teman-teman Babinsa komunikasikan dengan masyarakat,” urai Danrem sembari memberi semangat. Ia berpesan pula kepada fasilitator RTG Lombok Utara untuk tidak sungkan dan malu-malu berkonsultasi dan berkoordinasi.

“Anggap prajurit adalah saudara-saudara kita, karena kita bekerja untuk membangun Lombok Utara. Kemudian yang terpenting sekali saya ingatkan, kita bertugas supaya lebih mudah, cepat dan lebih ringan, niatkan tugas kita ini adalah ibadah,” pesan Danrem.

Ditambahkannya, Nusa Tenggara Barat ditarget hingga tanggal 31 Desember 2019. Mencapai target tersebut, khususnya di Lombok Utara perlu percepatan penanganan sehingga ada tambahan 400 personel TNI.

“Mohon dengan hormat kepada Pak Wabup dan seluruh jajaran OPD serta masyarakat di Bayan dan Kayangan agar bersinergi dengan prajurit-prajurit kami. Dikomunikasikan dengan kepala desa maupun camat sehingga prajurit bekerja saling membantu,” pungkasnya.

Kedatangan 400 personel TNI menembah jumlah personil sehingga seluruhnya kini berjumlah 800 orang. Dengan demikian target 20 ribu rumah diharapkan segera terwujud. Apel upacara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat bertugas oleh Danrem, Wabup beserta tamu undangan. (sta/humaspro)

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

‘Begawe Ngujur’ Cara Nelayan Ampenan Sambut Kunjungan PLN

21 Mei 2022 - 15:36 WITA

Sarapan di Mataram, The Sultan Food Aja

20 Mei 2022 - 17:36 WITA

PT DNA akan Menyerap Semua Jagung Petani

18 Mei 2022 - 16:39 WITA

JMSI Apresiasi KBRI Madrid dan Dubes RI Kerajaan Spanyol Bangun Poros Global

17 Mei 2022 - 17:49 WITA

Tambah Satu Mobil Tangki Lagi, HBK PEDULI Tingkatkan Suplai Air Bersih Gratis untuk Warga Terdampak Kekeringan di Lombok

17 Mei 2022 - 17:09 WITA

Harga Jagung Anjlok, Gubernur NTB Beri Solusi Jalur Ekspor

15 Mei 2022 - 19:09 WITA

Trending di Ekonomi