Berbagi Berita Merangkai Cerita

KKN Genesia UMY Kembali ke Sembalun

0 61

SELONG,DS-Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Generasi Indonesia Mengabdi (Genesia) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Lombok Timur yang memasuki tahun ketiga kembali mengambil sasaran di Kecamatan Sembalun. Sebagaimana yang dilakukan sejak 2 tahun sebelumnya.

Jika pada pelaksanaan KKN Genesia UMY jilid 1 pada tahun 2016 lalu, yang menjadi daerah sasaran adalah Desa Sembalun Bumbung dan pada jilid 2 menyasar Dusun Bawak Nao Lauq Desa Sajang. Untuk pelaksanaan KKN Genesia UMY jilid 3 kali ini, sasarannya sedikit berkembang dengan membagi tim menjadi 2. Tim pertama menyasar Dusun Bawak Nao Daya dan Tim Kedua di Dusun Sajang yang berada di wilayah Desa Sajang Kecamatan Sembalun.

Para mahasiswa peserta KKN Genesia UMY tahun ini sudah dilepas Bupati yang diwakili Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Rohman Farly pada Senin (16/7) kemarin di Rupatama I Lantai 2 Kantor Bupati Lombok Timur. Sebanyak 49 mahasiswa UMY peserta KKN ini akan menjalankan program pengabdian masyarakat hingga 16 September mendatang.

Bupati Lombok  Timur dalam sambutannya yang disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok  Timur,  H. Rohman Farly mengatakan bahwa KKN merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian kepada masyarakat merupakan langkah awal mahasiswa dalam membangun bangsa dan negara. Pemilihan lokasi KKN dengan program yang tepat untuk mengoptimalkan pengabdian menjadi hal yang tergolong penting.

Genesia memilih berkonsentrasi di wilayah Sembalun dengan pendampingan dan komunikasi yang terus berlanjut.Sehingga menjadikan program yang dijalankan tidak sekadar berkunjung ke desa seperti kegiatan KKN lainnya. Mendorong masyarakat dengan tidak hanya menyodorkan bantuan tenaga dan program fisik, tapi membangkitkan kesadaran dan membangun pola pikir masyarakat.Hal yang demikian iniakan memberikan efek yang lebih besar. Karenanya Sekda berharap perguruan tinggi lainnya dapat melaksanakan program serupa ke depan.

Sekda juga berharap agar para mahasiswa yang datang dengan pemikiran ideal, berwawasan cendekia serta memiliki kebiasaan tertentu ini mampu menyamakan persepsi dengan masyarakat yang setiap saat berjibaku dengan kondisi ekonomi dan sosial yang jauh berbeda dengan masyarakat di perkotaan. Harus ada teknik dan pola interaksi yang tepat serta tujuan yang sama agar dapat menjembatani perbedaan yang ada. Demikian ungkap Sekda saat melepas 49 mahasiswa peserta KKN ini.

Sementara itu, Ketua KKN Genesia jilid III, Hairunnas dalam sambutannya mengungkapkan visi misi KKN Genesia ini adalahuntuk pengembangan kehidupan sosial budaya berbasis kearifan lokal dan nasionalisme, memberikan edukasi dalam pengelolaan dan pengembangan potensi sumber daya alam (khususnya pariwisata) sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera serta pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan.

Sasaran kegiatannya adalah lembaga pemerintahan dan masyarakat, khususnya pemuda daerah yang memiliki semangat perubahan dalam rangka peningkatan kualitas kreatifitas masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam sebagai upaya mencapai kesejahteraan hidup.

Sedangkan target sasarannya adalah masyarakat yang belum memprioritaskan pendidikan, masyarakat yang memiliki keingintahuan yang tinggi, masyarakat yang ingin meningkatkan kualitas hidupnya dan masyarakat kreatif yang memiliki potensi untuk peningkatan perekonomian dari hasil kreatifitasnya.(kis)

Leave A Reply