Berbagi Berita Merangkai Cerita

Kerusakan RS Galang, SJP Desak KemenPUPR Lakukan Investigasi

13

MATARAM, DS – Rumah  Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 yang terletak di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengalami kerusakan pada fasilitas perawatan bagi pasien Covid-19 akibat dihantam angin puting beliung pada Rabu (16/9) sekitar pukul 02.30 WIB.

Terpantau, ada sekitar empat ruang perawatan yang mengalami kerusakan cukup parah akibat kebocoran yang terjadi pada ruangan karantina 240. Sehingga, ruangan tersebut untuk sementara waktu tidak dapat digunakan dan pasien-pasien yang dirawat dipindahkan ke ruangan lain.

Menurut informasi yang didapatkan kerusakan pada fasilitas itu itu disebabkan posisi bangunan yang berhadapan dengan alam terbuka, sehingga angin dapat langsung menerjang bangunan tersebut tanpa ada penghalang.

RSKI Covid-19 Pulau Galang mulai dibangun pada 8 Maret tahun 2020 dan resmi dioperasikan pada 6 April 2020.

Fasilitas ini diharapkan bisa menjadi persiapan apabila kasus semakin meningkat seperti rumah sakit darurat di Wuhan, China.

Dalam proyek tersebut, KemenPUPR menunjuk PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai pelaksana konstruksi dengan anggaran mencapai Rp 400 miliar.

Anggota Komisi V dari Fraksi PKS Suryadi Jaya Purnama (SJP) mengaku, dengan anggaran sebesar Rp 400 miliar sangat disayangkan jika fasilitas yang ada ternyata mudah rusak.

Politisi asal Lotim itu menduga, kerusakan RSKI terjadi karena beberapa kemungkinan. Yakni, akibat bahan dan pengerjaan yang tidak sesuai standard atau desain dan perencanaan yang tidak matang.

“Sehingga tidak sesuai dengan kondisi lingkungan,” ujar SJP dalam siaran tertulisnya, Kamis petang (17/9).

Ia meminta kepada KemenPUPR untuk segera menginvestigasi kerusakan bangunan senilai Rp 400 miliar tersebut. Hal ini agar dapat segera diketahui tingkat kerusakannya dan apakah kerusakannya tersebut berhubungan dengan perencanaan atau pengerjaannya yang kurang baik. 

“FPKS juga berharap fasilitas yang rusak segera diperbaiki agar dapat digunakan kembali untuk merawat pasien Covid-19,” kata SJP.

Selain itu, pihaknya meminta agar juga dilakukan penyesuaian dengan kondisi lingkungan sebagai antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Hal ini, kata SJP, dipelukan mengingat jumlah kasus Covid19 dan tingkat keterpakaian ICU yang terus meningkat hari demi hari.

“Sehingga, dikhawatirkan suatu saat fasilitas RSKI Pulau Galang tersebut akan benar-benar dibutuhkan pada kapasitas penuh,” ungkap Suryadi JP. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.