Menu

Mode Gelap

Pemerintah · 31 Agu 2018 08:05 WITA ·

KementErian PUPR Mulai Bangun Lombok September


					Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Perbesar

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

MATARAM, DS –Pemerintah segera membangun Pulau Lombok pascabencana gempa bumi yang terjadi belakangan ini. Berbagai persiapan sedang  dilakukan untuk memulai kembali pembangunan pulau tersebut.

“Pokoknya, September harus sip, harus mulai. Sehingga kita punya waktu dua minggu ini persiapan,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjawab wartawan, di Mataram, Sabtu (25/8).

Pihaknya telah mengumpulkan 150 mahasiswa teknik untuk dididik sebagai pendamping membangun rumah instan sederhana sehat (RISHA). Akhir pekan lalu, Kementerian PUPR juga telah melatih masyarakat untuk membangun dengan RISHA itu.

Ada 20 komponen rumah RISHA yang sudah datang ke Lombok sebagai contoh bagaimana membangunnya. Setelah Sumber Daya Manusia (SDM) siap, diperlukan adanya bahan bangunan. Ia pun meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk bisa membangun kios-kios di setiap kecamatan.

“Kios semen, baja, genteng, toko bangunan karena sekarang mereka enggak ada itu. Kalau untuk bisa membangun lebih cepat Kadin sudah diminta untuk menyiapkan. Suplainya bukan dari Jakarta tapi dari Surabaya yang lebih dekat,” jelas Basuki. Apalagi di Surabaya terdapat Semen Gresik dan pabrik baja semua ada di sana.

Dengan penggunaan pasokan material bangunan dari  Surabaya, ia optimistis pada 1 September pembangunan Lombok sudah mulai bekerja. “Itu untuk rumah dengan target enam bulan,” lanjut dia.

Pada Selasa (21/8), Basuki bersama Wakil Presiden berkunjung ke Lombok dan memastikan mekanismenya rekonstruksi berjalan baik. Sementara menunggu rumah masyarakat terbangun dan siap huni, para korban tinggal di tenda-tenda. Basuki menegaskan pemerintah tidak akan membangun rumah sementara. Alasannya, bangunan yang tidak tepat di tengah potensi gempa yang masih bisa terjadi akan menambah korban jiwa.

“Karena yang namanya gempa bumi itu kan tidak membunuh, yang membunuh kan tembok-temboknya yang runtuh,” kata dia.

Pemerintah pun telah menyediakan anggaran untuk pembangunan rumah ini. Dana tersebut dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan siap pakai. RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Raih Opini WTP Kesebelas untuk Masyarakat NTB

20 Mei 2022 - 17:49 WITA

Banyak yang Melakukan Sesuatu Tanpa Data Jelas

18 Mei 2022 - 16:36 WITA

Parade Defile Meriahkan Pembukaan Latsitarda Nusantara XLll Tahun 2022

14 Mei 2022 - 21:48 WITA

Keberagaman NTB Bekal Penting Bagi Peserta Latsitarda Nusantara ke-42

14 Mei 2022 - 19:29 WITA

Wagub Ajak Peserta Latsitardanus Berbaur dengan Masyarakat

11 Mei 2022 - 20:10 WITA

Jembatan Putus di Pemoles Segera Dibenahi, Gubernur Zul : Mindset Pejabat Kita Ubah

9 Mei 2022 - 18:01 WITA

Trending di Pemerintah