BSK Samawa

Kementan RI dan Wabup Rumaksi Panen Raya Bawang Putih di Sembalun Bumbung

Panen bawang putih di Sembalun

Selong,DS – Direktur Pembenihan Holtikultura Kementerian Pertanian RI, Inti Pertiwi Nashwari bersama Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi Sj dan para petani melaksanakan panen raya bawang putih di Sembalun Bumbung, Kamis (27/07/2023).

Direktur Pembenihan Holtikultura Kementerian Pertanian RI, Inti Pertiwi Nashwari mengapresiasi keberhasilan panen bawang putih yang ditanam di lahan seluas 30 are milik anggota kelompok tani Pusuk Pujata. Hasil panen yang subur dan produktif ini menandai kesuksesan program swakelola MT 2023.

“Alhamdulillah, kita bisa bersama-sama merayakan panen raya perdana bawang putih. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam program swakelola MT 2023,” ungkapnya.

Dia mengatakan Direktorat Pembenihan Holtikultura Kementerian Pertanian dengan kelompok tani Pusuk Pujata Sembalun telah berhasil menyiapkan benih bawang putih dalam kontrak kerjasamanya sebanyak 72 ton yang ditanam di lahan seluas 18 hektar oleh kelompok tani.

Kerjasama ini, kata Inti Pertiwi, telah memberikan manfaat signifikan bagi petani. Kelompok tani Pusuk Pujata tidak hanya mendapatkan modal untuk pengolahan lahan, bibit, saprodi, dan pupuk, tetapi juga perhatian dalam aspek-aspek lain yang mendukung pertumbuhan bawang putih secara maksimal.

“Kami memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan petani, bukan hanya sebatas benih”,ujarnya.

Menurutnya, pola swakelola seperti ini membuat petani lebih bersemangat karena kebutuhan mereka terpenuhi dengan baik. Program ini juga diharapkan menjadi contoh bagi petani di Sembalun untuk mencapai hasil maksimal dan tingkat produktivitas yang lebih tinggi.

Dia berjanji program ini tidak akan berhenti di sini. Pihaknya akan terus bekerja sama dengan kelompok tani di Sembalun dengan pola swakelola yang sama. Tujuan dari program ini adalah untuk menjadikan Sembalun sebagai sentra benih bawang putih, sehingga pemerintah dan masyarakat akan mendapatkan jaminan ketersediaan benih serta jaminan modal dan pasar.

“Waktunya kami coba di dua tempat, yaitu di Sembalun dengan target 72 ton dan di Tegal dengan target 28 ton. Kedua tempat ini kami jadikan pilot project, sehingga target kami dalam program ini adalah 100 ton,” tambahnya.

Dia menambahka angka tersebut tidak tertutup kemungkinan untuk bertambah mengingat kebutuhan pemerintah dalam menyiapkan benih bawang putih sebesar 600 ton per tahun. Hal ini membuka peluang bagi masyarakat dan petani di Sembalun untuk mengembalikan kejayaan bawang putih di daerah setempat.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi Sj mengapresiasi yang tinggi terhadap program swakelola ini. Dia mengatakan program ini berpotensi untuk mensejahterakan masyarakat, terutama petani di Sembalun.

“Kami atas nama Pemkab Lotim dan masyarakat Lombok Timur, khususnya petani di Sembalun, sangat mengapresiasi Ibu Direktur yang mau bekerja sama dengan masyarakat kami di sini,”ucapnya.

Rumaksi mengatakan program ini merupakan salah satu solusi yang diberikan oleh pemerintah pusat dan Direktorat Pembenihan Holtikultura untuk mengatasi kesulitan petani bawang putih di Sembalun.

“Dengan adanya program ini, semua permasalahan dapat diatasi. Mulai dari penyediaan benih hingga pemasaran, kelompok kami dijamin oleh pemerintah,” tutur H. Kartif, anggota kelompok tani Pusuk Pujata.

“Saya mewakili teman-teman sangat berterimakasih yang tiada tara. Dan Insya Allah, dari target 72 ton, tahun ini kami berharap bisa menyumbangkan 100 ton ke pemerintah pada bulan Desember. Itu harapan kami,”imbuhnya

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.