Berbagi Berita Merangkai Cerita

Kemenag Lotim Heran Pembagian Kuota Internet Tak Merata

53

SELONG, DS – Banyak madrasah di Lombok Timur yang tidak mendapatkan kuota internet geratis. Padahal program bantuan dari Pemerintah Pusat ini dimaksudkan untuk menunjang proses pembelajaran secara daring.

“Tapi ini kan bukan kita yang menentukan. Kita tidak tahu sumbernya dari mana, dapatnya dari mana mereka,” kata Zainul Arqam, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Lombok Timur, saat ditemui Senin (07/09/2020).

Dikatakannya, hanya sebagian kecil madrasah yang mendapat bantuan kuota ini. Itupun hanya madrasah yang ada di wilayah perkotaan saja. Padahal, bantuan kuota untuk menerapkan pembelajaran daring dibutuhkan oleh seluruh sekolah yang bernaung di bawah Kemenag Lombok Timur. Baik sekolah negeri maupun swasta.

“Kita inginnya semua madrasah di Lombok Timur itu dapat. Baik dari tingkat MI sampai MA. Negeri ataupun swasta. Tapi nyatanya hanya beberapa madrasah yang dapat,” kata dia.

Ia pun mengaku heran, mengapa pemberian kuota tidak merata untuk seluruh sekolah. Tak ayal, hal ini menyebabkan timbulnya asumsi pihak sekolah yang menyebut Kemenag tebang pilih dalam pendataan penerima kuota.

“Padahal kita kan tidak punya rasa seperti itu. Keinginan kita semua dapat. Baik negeri atau swasta, tidak ada yg kita anak tirikan,” ucapnya.

Disadarinya sekolah sangat membutuhkan subsidi kuota internet guna menunjang proses pembelajaran. Oleh sebab itu, pihaknya sedang mempercepat proses pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Agar sekolah dapat segera mengalokasikan pembelian kuota demi kelancaran proses belajar daring.

“Kalau dari dana BOS, boleh dianggarkan. Makanya kita percepat pencairan dana BOS kita saat ini. Insyaallah, bulan ini akan kita cairkan,” tutur Arqam. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.