Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 5 Sep 2018 21:27 WITA ·

Kehadiran Prabowo Jadi Obat Kejenuhan Warga di Pengungsian


					Prabowo Subianto yang hadir di tengah korban bencana gempa bumi di Guntur Macan Perbesar

Prabowo Subianto yang hadir di tengah korban bencana gempa bumi di Guntur Macan

LOBAR, DS – Bakal Calon Presiden RI Prabowo Subianto mengunjungi pengungsi korban gempa Lombok, di Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (5/9). Ketua DPP Gerindra itu menyempatkan berdialog dan meninjau sejumlah lokasi pengungsian di wilayah setempat.

Mengenakan pakain safari krem lengan panjang serta berpeci hitam, Prabowo datang bersama pengurus DPP Gerindra diantaranya Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo, Bambang Kristiono, dan Anggota DPR RI dapil NTB H. Willgo Zainar. Tampak pula mantan istrinya, Hj. Titik Soeharto.

Ratusan pengungsi yang tinggal di tenda pengungsian antusias dengan kedatangan Prabowo. Mereka berebutan bersalaman dengannya. Prabowo mengaku turut berduka atas banyaknya warga yang meninggal dunia akibat gempa.

“Sudah kenal saya, saya Prabowo Subianto,  saya datang ke Lombok, di Desa Guntur Macan. Saya ingin sampaikan belasungkawa saya sedalam-dalamnya atas korban bencana yang telah menimpa rakyat Lombok beberapa waktu lalu,” ujar Prabowo disela-sela menyapa para pengungsi.

Dalam kesemoatan itu, Prabowo tak lupa mengenalkan jajaran rombongan yang mendampingi dia, mulai Titik Soeharto hingga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo.

Prabowo menyampaikan, kehadirannya di Lombok sebagai bukti solidaritas yang ingin ia sampaikan kepada warga terdampak gempa di Pulau Seribu Masjid tersebut.

“Kita datang untuk menyatakan rasa solidaritas, rasa turut prihatin, ingin menyatakan kami ingin berbuat untuk meringangkan kesulitan tentu kemampuan kami terbatas, tapi kami akan berjuang sekuat mungkin,” ungkapnya.

Prabowo menegaskan, tidak ada maksud lain datang ke Lombok selain ingin melihat dan membantu warga terdampak gempa. “Tidak ada maksud lain bahwa kita peduli dan ikut merasakan serta ingin berbuat dan bagaimana caranya bantuan bisa segera sampai ke rakyat Lombok ini,” jelas Prabowo Subianto.

Sementara itu, salah seorang pengungsi, Wawan, saat dialog dengan Prabowo mengaku umumnya warga yang tinggal di tenda pengungsian mulai merasakan kejenuhan. “Kita sudah sebulan ada disini dan belum pernah pulang ke rumah,” ungkapnya seraya mengaku hampir 98,5 persen rumah warga, sekolah dan masjid rusak parah akibat gempa itu.

Wawan berharap kehadiran Prabowo Subianto bisa menjadi obat kejenuhan warga selama ini mengingat bantuan dana rehabilitasi rumah yang dijanjikan oleh pemerintah senilai Rp 50 juta untuk warga terdampak gempa Lombok yang rumah rusak parah, hingga kini belum ada realisasinya.

“Semoga kehadiran pak Prabowo dapat membantu obat kejenuhan kami, minimal DPP dan DPD Gerindra dapat membantu dibangunnya hunian sementara (huntara) sambil menunggu realisasi dana bantuan pemerintah itu,” ujar Wawan.

Terpisah, Anggota DPR RI dapil NTB, H. Willgo Zainar menyatakan, kunjungan Prabowo selain silaturahim dan menyerahkan tambahan bantuan kepada masyarakat Lombok juga ingin melihat secara langsung dan merasakan apa yang sedang dihadapi masyarakat yang terdampak gempa.

“Prinsipnya, pak Prabowo ingin sekali merasakan penderitaan para pengungsi. Makanya, beliau menyempatkan mengunjungi korban gempa Lombok, serta  memberikan bantuan tambahan bagi para pengungsi,” kata Wilgo Zainar. RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Harga Jagung Anjlok, Gubernur NTB Beri Solusi Jalur Ekspor

15 Mei 2022 - 19:09 WITA

Bakal Buat Baper, Sultan Food Siap Luncurkan Minuman yang Segar-Segar

13 Mei 2022 - 17:39 WITA

Gubernur NTB : Ide Besar Muncul Saat Diskusi Sederhana

12 Mei 2022 - 06:34 WITA

Organisasi Perempuan NTB Diharap Bantu Pemberdayaan Ekonomi

11 Mei 2022 - 08:20 WITA

Temui Delapan Tim HBK Peduli di Pulau Lombok, HBK Ingin Program Membantu Rakyat Terus Dilakukan

5 Mei 2022 - 13:52 WITA

Kebakaran Renda, Gubernut NTB Perintahkan Salurkan Bantunan

2 Mei 2022 - 00:10 WITA

Trending di Ekonomi