Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 29 Mar 2022 14:19 WITA ·

Kayla Mutiara Lombok, RKB PLN Hasilkan Omzet Rp 420 Juta Pertahunnya


					Kayla Mutiara Lombok, RKB PLN Hasilkan Omzet Rp 420 Juta Pertahunnya Perbesar

FOTO. Yulida Samad, pemilik Kayla Mutiara Lombok yang terletak di Jalan Raya Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, menunjukkan aksesoris mutiara miliknya. (FOTO. RUL/DS).

LOBAR, DS – Keberadaan mutiara Lombok telah diakui dan menjadi produk unggulan yang telah mampu menembus pasar nasional maupun internasional selama ini.

Karena itu, PT PLN, selaku BUMN pemerintah berkomitmen untuk mengembangkan produk andalan tersebut. Salah satunya, dengan membina Kayla Mutiara Lombok yang terletak di Jalan Raya Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

Di mana, galeri milik Yulida Samad ini merupakan salah satu mitra binaan yang tergabung dalam Rumah Kreatif BUMN (RKB) Lombok Barat, binaan PLN NTB.

Dengan omzet hampir mencapai Rp 420 juta per tahun, produk Kayla Mutiara Lombok telah dinikmati oleh pecinta mutiara hingga ke luar negeri, seperti Hong Kong, Dubai, Qatar dan Korea Selatan. Produknya terdiri dari berbagai jenis mutiara air laut dan mutiara air tawar, dan dilengkapi dengan surat serta bersertifikat

“Saya berterima kasih kepada PLN atas kesempatan yang diberikan di tahun 2019 lalu, yaitu mengikuti pameran di Korea Selatan. Ini membuka jalan untuk Kayla mutiara di pasar internasional,” kata Yuli pada wartawan, Selasa (29/3).

Sebagai anggota dari RB Lombok Barat, Kayla Mutiara telah mengikuti berbagai program pelatihan yang telah disediakan oleh RB Lombok Barat untuk meningkatkan kapasitasnya sebagai salah satu Usaha Kecil Menengah (UKM) di Lombok.

“Kami banyak mengikuti pelatihan yang diadakan oleh RB Lobar. Banyak sekali jenis pelatihan yang diadakan, mulai dari pemasaran, manajemen keuangan, foto produk, pengelolaan media sosial dan juga manajemen pelanggan,” ujar Yuli.

Sementara itu, Senior Manager Keuangan Komunikasi dan Umum PLN NTB, Refa Purwati, mengatakan, bahwa pembentukan RB Lombok Barat ini sejalan dengan program inisiatif Kementerian BUMN dalam rangka pemberdayaan UKM di daerah masing-masing.

Fungsi utama RB Lombok Barat ini sebagai wadah bagi langkah kolaborasi BUMN dalam membentuk Digital Economy Ecosystem melalui pembinaan bagi UKM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dari UKM di daerah masing-masing.

“Selain keandalan penyediaan listrik, PLN juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan UKM di NTB. Kami berharap, dengan adanya RB Lombok Barat, UKM di Lombok dapat tumbuh dan memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan ekonomi masyarakat di sekitarnya, terutama di NTB pada umumnya,” jelas Refa.

Sebagaimana diketahui, RB Lombok Barat yang merupakan binaan PLN NTB ini telah terbentuk sejak tahun 2016, dengan beranggotakan UKM dari berbagai macam usaha. RB Lombok Barat ini memberikan pelatihan secara gratis bagi 77 anggotanya yang aktif hingga saat ini, yakni UKM yang berlokasi di Kabupaten Lombok Barat. RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

‘Begawe Ngujur’ Cara Nelayan Ampenan Sambut Kunjungan PLN

21 Mei 2022 - 15:36 WITA

Sarapan di Mataram, The Sultan Food Aja

20 Mei 2022 - 17:36 WITA

PT DNA akan Menyerap Semua Jagung Petani

18 Mei 2022 - 16:39 WITA

JMSI Apresiasi KBRI Madrid dan Dubes RI Kerajaan Spanyol Bangun Poros Global

17 Mei 2022 - 17:49 WITA

Tambah Satu Mobil Tangki Lagi, HBK PEDULI Tingkatkan Suplai Air Bersih Gratis untuk Warga Terdampak Kekeringan di Lombok

17 Mei 2022 - 17:09 WITA

Harga Jagung Anjlok, Gubernur NTB Beri Solusi Jalur Ekspor

15 Mei 2022 - 19:09 WITA

Trending di Ekonomi