Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 6 Okt 2022 16:54 WITA ·

Kata Wagub NTB, Ponpes Harus Melek Teknologi dan Ikut Perkembangan Zaman


					Pengajian Akbar Maulid Nabi Besar Muhammad SAW .kmf Perbesar

Pengajian Akbar Maulid Nabi Besar Muhammad SAW .kmf

Lombok Timur,DS-Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., mengajak kepada seluruh elemen masyarakat terlebih kepada pondok pesantren untuk melek teknologi dan mengikuti perkembangan zaman. Sehingga, diharapkan kedepan bisa menyesuaikan atas berkembangnya teknologi dari waktu ke waktu.

“Kita harus mengikuti perkembangan zaman dan melek teknologi, agar lulusan menjadi berkualitas dan bermanfaat untuk semuanya dan bisa bersaing,” ungkap Umi Rohmi sapaan akrab Wagub saat menghadiri Pengajian Akbar Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Sekaligus Tasyakuran Milad PPTI NWDI Wanasaba ke-75 dan Haul ke-10 Almaghfurullahu TGH Lalu Moh. Zainuddin Munir di Komplek YTI PPTI NWDI Wanasaba Lombok Timur, Kamis (6/10).

“Yang paling utama adalah membangun SDM. Tanpa itu, mustahil bisa membangun Negeri,” ujarnya seraya mengapresiasi panitia penyelenggara yang telah mendukung program pemerintah melalui sosialisasi pencegahan nikah dini dan pencegahan stunting sebagai rangkaian peringatan hari lahirnya Pondok.

“Ini luar biasa, stunting harus terus dicegah. Oleh karena itu orang tua harus memberikan perhatian yang lebih kepada anak-anaknya dengan memberikan protein hewani seperti telur, daging, sayur mayur dan lain sebagainya agar pertumbuhan anak menjadi sehat,” ucapnya.

Sementara itu, Pembina Ponpes Tarbiyatul Islam TGH. Fahrul Irfan menyampaikan, bahwa Peringatan Maulid Nabi diiringi dengan Milad ke-75 PPTI yang di rangkaikan dengan Haul ke 10 dari TGH. Zaenuddin Munir selaku Pendiri PPTI.

Disebutkan juga, beberapa kegiatan yang telah diselenggarakan oleh kepanitiaan antara lain yaitu Lomba MTQ, Lomba tilawatil Qur’an ,lomba tahfiz ,tasyrih dan sahil qur’an, Lomba kasidah lagu-lagu perjuangan NWDI untuk para muslimat.

“Termasuk Lomba kebersihan, kita juga gelar sosialisasi pencegahan perkawinan dini dan pencegahan Stunting diikuti oleh siswa-siswi/para santri dan santriwati di lingkungan PPTI, yang bekerjasama dengan Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur dan pihak Puskesmas,” ungkapnya.kmf

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ikatan Alumni SMAN 1 Pinggabaya Dikukuhkan

20 November 2022 - 09:21 WITA

STP Mataram Sertifiksi Kompetensi Mahasiswa

15 November 2022 - 20:10 WITA

ITS Berikan Beasiswa kepada Siswa NTB, Begini Respon Gubernur

22 Oktober 2022 - 14:04 WITA

Sebanyak 813 Siswa SMA/SMK Ikuti Tryout ITS

21 Oktober 2022 - 07:09 WITA

Pemprov NTB Kirim 1000 Pemuda Studi ke Luar Negeri, Gubernur Kenalkan Program Beasiswa kepada Mahasiswa STKIP YAPIS Dompu

19 Oktober 2022 - 18:52 WITA

LPPM UGR Ruh Para Dosen, Hibah Dikti Perlu Ide Kreatif

17 Oktober 2022 - 18:28 WITA

Trending di Pendidikan