Berbagi Berita Merangkai Cerita

Kasus Corona Tembus 107 Sehari

41

FOTO. HL Gita Ariadi. (FOTO. RUl)

MATARAM, DS – Penambahan kasus positif Covid-19 di NTB kian tak terbendung tiap harinya. Meski Gubernur NTB Zulkieflimansyah telah melakukan evaluasi pada jajaran Dinas Kesehatan dengan mengganti posisi Kadis Kesehatan setempat dari dr. Nurhandini Eka Dewi pada dr. H. Lalu Hamzi Fikri, tetap saja ledakan kasus positif NTB kian menanjak. Pada Selasa Malam (26/1), jumlah positif Covid tembus angka 107 kasus.

“Angka penambahan kasus positif sebanyak 107 kasus pada tadi malam adalah ledakan rekor tertinggi kasus Covid-19 di NTB sejauh ini,” ujar Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariadi pada wartawan, Rabu (27/1).

Gita mengatakan, diperolehnya angka penambahan kasus positif sebanyak 107 kasus itu setelah adanya sebanyak 311 sampel yang diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR RSUD Dr. R Soedjono Selong, Laboratorium PCR Klinik Prodia, Laboratorium PCR Klinik Medika Plaza, Laboratorium PCR dan TCM RSUD Kota Mataram.

Selanjutnya, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium TCM RSUD Dompu, dan Laboratorium TCM RSUD H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa.

Dimana, lanjut dia, hasilnya ada sebanyak 188 sampel negatif, 16 sampel positif ulangan dan 107 sampel kasus baru positif Covid-19.
 
Gita yang juga Sekda NTB itu menjelaskan, jumlah penambahan kasus terbanyak terjadi di Kota Mataram dengan 26 kasus, Kota Bima 24 kasus, luar provinsi 11 kasus, Lombok Timur 10 kasus, Lombok Barat dan Lombok Tengah masing-masing 9 kasus.

Selanjutnya, Kabupaten Sumbawa dan Dompu sama-sama 7 kasus, Sumbawa Barat 4 kasus, sehingga totalnya menjadi 107 kasus.

“Pada Selasa malam, juga terdapat sebanyak 50 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19. Termasuk, adanya 1 penambahan kasus kematian baru penduduk Kota Bima, berinisial A laki-laki berusia 21 tahun,” jelas Gita.

Menurut dia, adanya tambahan sebanyak 107 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 50 tambahan sembuh baru, dan 1 kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di NTB mencapai 7.234 orang.

“Jumlah itu diperoleh dari 5.679 orang sudah sembuh, 322 meninggal dunia, serta 1.233 orang masih positif,” kata Gita.

Ia mengungkapkan, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covif-19, petugas kesehatan tetap melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Oleh karenanya, kepada petugas kesehatan di kabupaten dan kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

Terkait, jumlah kasus suspek di NTB. Gita mengungkapkan, angkanya sebanyak 14.860 orang dengan perincian 290 orang atau 2 persen masih dalam isolasi, 91 orang atau 0,6 persen masih berstatus probable, 14.479 orang 97,4 persen sudah discarded.

Dimana, jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19, namun tanpa gejala sebanyak 49.672 orang, terdiri dari 2.649 orang atau 5,3 persen masih dalam karantina dan 47.023 orang atau 94,7 persen selesai karantina.

“Untuk, pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 109.572 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 665 orang atau 0,6 persen, dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 108.907 orang 99,4 persen,” tandas Gita Ariadi. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.